Home Kepulauan Riau Tanjungpinang

PCR di Batam Sudah Beroperasi, Isdianto Berharap Penanganan Covid-19 Makin Cepat

37
Isdianto
Isdianto

Barakata.id, Tanjungpinang – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Isdianto berharap penanganan pencegahan virus corona di Kepri ke depan bisa lebih cepat dan mudah. Hal itu sejalan dengan telah dioperasikannya Alat PCR (Polymerase Chain Reaction) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

Dengan beroperasinya PCR di Batam, maka Tim Gugus Tugas di wilayah Kepri bisa melakukan tracking dalam upaya memutus mata rantai sebaran virus corona.

“Kita berharap pemeriksaan bisa lebih banyak lagi terhadap pasien yang terdampak Covid-19. Semoga hasilnya memudahkan kita menangkal dan mencegah sebaran semakin luas,” kata isdianto di Tanjungpinang, kemarin.

Baca Juga :
Batam Mulai Tes Massal Covid-19, Diawali dari Warga Batam Kota

Pria yang juga Plt Gubernur Kepri ini mengaku telah mendapat laporan pemeriksaan awal PCR pada Senin (13/4/20) lalu. Ada 24 sample yang sudah dilakukan pemeriksaan. Hasilnya 16 sample negatif.

“Ada delapan sample yang positif,” kata Isdianto.

Baca Juga :
Data Pasien Covid-19 di Batam Berdasarkan Usia, Anak-Anak 14 Orang

Dari delapan sampel positif itu, empat merupakan kasus baru. Empat pasien itu dua di Tanjungpinang, dua di Batam. Jadi di Kepri, jumlah pasien positif covid19 menjadi 27 orang.

Sementara, empat lagi merupakan pasien lama. Hasil swab tesnya masih positif.

Jangan ada lagi cluster baru corona

Isdianto belum mendapat laporan sebaran pasien yang positif ini. Termasuk cluster sebarannya dari mana. Dia berharap tak ada lagi cluster baru daerah terdampak covid19.

Metode PCR ini sering disebut sebagai swab test. Sample dari cairan pernafas bawah diambil untuk pemeriksaan. Kemudian diekstrak asam nukleatnya. Di asam nukleat inilah terkandung gwnom virus yang menentukan apakah ada infeksi atau tidak.

Baca Juga :
Innalilahi, Pasien Covid-19 Nomor 10 di Batam Meninggal

Isdianto ingin penggunakan PCR ini lebih luas lagi. Karena itu, saat mengunjungi BTKLPP pekan lalu, Plt Gubernur Kepri ini langsung menginstruksikan pembelian bahan pendukung sehingga hasilnya bisa diketahui lebih cepat.

Sebelum diperiksa di Batam, sample ubtuk swab tes dari Kepri harus dibawa terlebih dahulu ke Jakarta. Memerlukan waktu hibgga delapan hari untuk mengetahui hasilnya. Dengan pengerjaan di Batam, paling lama dua hari hasilnya sudah didapat. Saat ini, 1.000 bahan pendukung untuk PCR di BTKLPP Batam dalam proses.

“Segera beli bahan pendukung yang diperlukan untuk melengkapi beroperasinya alat ini,” kata Isdianto saat itu.

Baca Juga :
Kronologis Pasien Positif Covid-19 Nomor 12 di Batam, Staf ATB dan Istri PNS

Pada kesempatan itu, Isdianto kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Tetap menjalankan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. Juga tetap berada di rumah.

“Kitalah yang menjaga diri kita dan keluarga kita. Juga menjaga Kepri tetap dalam kondisi sehat. Bersama kita bisa mencegah covid19 ini,” kata Isdianto.

Baca Juga :
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Positif Covid-19

Isdianto menamhakna bahwa dirinya sudah menerbitkan Instruksi Wajib Memakai Masker bagi semua orang yang beraktivitas diluar rumah dan seluruh pengelola fasilitas publik yang melayani masyarakat baik pemerintah maupun swasta mewajibkan petugas yang melayani menggunakan masker dan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer.

“Mari kita terus berdoa kepada Allah SWT Tuhan YME segera mengangkat COVID-19 dari Bumi Melayu yang kita cintai ini,” katanya.

****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin