Home Warta Ekonomi Pasar Es Krim Indonesia Moncer, Aice Group Bangun Pabrik Modern

Pasar Es Krim Indonesia Moncer, Aice Group Bangun Pabrik Modern

40
Pasar Es Krim Indonesia
Pasar es krim Indonesia terus tumbuh. (F: dok.aice group)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Pasar es krim di Indonesia dalam setengah dasawarsa terakhir sedang moncer-moncernya. Selain pertumbuhan jumlah produsen yang berlipat, titik penjualan es krim ritelnya pun mengalami hal yang sama.

Sebagian pengamat dan pelaku industri memperkirakan produk FMCG satu ini akan memasuki fase modernisasi dalam beberapa tahun ke depan. Terus tumbuhnya pasar es krim Indonesia juga memantik gairah Aice Group untuk berupaya merajai pasar es krim di Tanah Air.


Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group, Sylvana mengatakan, pelaku industri es krim sedang mengalami pertumbuhan produksi sekaligus penjualan yang cukup tinggi di sekitar lima tahun terakhir. Aice Group sendiri dalam tiga tahun terakhir telah membangun dua pabrik baru yang berskala cukup besar untuk ikut dalam kegairahan industri ini.

BACA JUGA : Heboh Pajak Sembako, Sri Mulyani: Barang di Pasar Tradisional Tidak Kena

Tahun 2018, Aice Group membangun pabrik modern dengan konsep factory visit di Mojokerto, Jawa Timur. Produsen Aice Mochi ini sebelumnya sudah memiliki pabrik pertamanya di Bekasi, Jawa Barat dan terakhir membangun juga sebuah pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei di Sumatera Utara.

“Aice Group melihat pasar es krim Indonesia masih akan tumbuh cukup besar. Konsentrasi perusahaan saat ini ada di penguatan kemampuan produksi kami memenuhi permintaan dalam dan luar negeri yang tumbuh. Pipeline investasi kami sudah sesuai dengan pencapaian di pasar dan juga dengan roadmap bisnis kami beberapa tahun ke depan,” kata Sylvana dalam keterangan resminya kepada barakata.id, Kamis (24/6/21).

Optimisme Sylvana memang sesuai dengan potret industri es krim ini beberapa tahun terakhir. Menurut laporan profil industri dari Marketline memperlihatkan bahwa Laju pertumbuhan majemuk (CAGR) dari industri ini pada periode 2015 hingga 2019 mengalami pertumbuhan CAGR 10,4%.

Selain itu, volume konsumsi pasar juga meningkat dengan CAGR 6,3% periode yang sama mencapai 105,3 juta kilogram pada 2019. Gambaran positif tersebut mewakili keseluruhan industri es krim di Indonesia.

Seperti diketahui, es krim memiliki beberapa bentuk produk di pasar. Ada yang berupa es krim artisan yang berbahan dasar susu dan air, es krim impuls yang berupa porsian berbentuk cone dan lapis cokelat, hingga es krim multi porsi dan kue turunannya.

Secara makro, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) juga memberikan gambaran yang positif atas industri makanan dan minuman. Industri ini dinilai tahan krisis, termasuk terhadap adanya pandemi sejak tahun lalu.

Pada kuartal dua tahun lalu, industri makanan dan minuman masih tumbuh 0,22% di tengah kontraksi ekonomi -5,32%.

“Industri makanan dan minum positif di kuartal III 2020 dengan tumbuh 0,66%. Perkiraan kami akhir 2020 ditutup tumbuh 1%,” kata Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik GAPMMI, Rachmat Hidayat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Menko Perekonomian Sebut Pertumbuhan Industri Kreatif dan Digital dapat Menopang Ekonomi Nasional

Aice Group sendiri mengakui masih merasakan pertumbuhan yang positif dalam masa yang sangat sulit saat pandemi ini. Adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa wilayah serta penurunan konsumsi makanan dan minuman di luar rumah menjadi faktor penekan pertumbuhan semua industri makanan dan minuman (FMCG).

“Kami bersyukur masih mendapatkan pertumbuhan positif pada tahun awal pandemi 2020 lalu. Meski ada koreksi atas proyeksi penjualan akibat penurunan konsumsi, namun di pertengahan tahun lalu kami menjalankan contigency plan,” kata Sylvana.

“Akselerasi atas penjualan di warung kami nilai seirama dengan anjuran pemerintah untuk berada di rumah saja. Konsumen tidak perlu ke pasar atau modern market. Banyak warung yang dekat rumah konsumen bisa menyediakan kebutuhan es krim dengan Prokes yang tetap jalan,” sambung dia.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin