Home Nusantara Pansus Greenfields DPRD Kabupaten Blitar Terbentuk, Apa Nanti Rekomendasinya Ya?

Pansus Greenfields DPRD Kabupaten Blitar Terbentuk, Apa Nanti Rekomendasinya Ya?

Ketua Pansus Greenfields DPRD Kabupaten Blitar
Ketua Pansus Greenfields DPRD Kabupaten Blitar, Endar Suparno. (foto : istimewa)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Fraksi PAN dan PKB menginisiasi terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Greenfields untuk dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait persoalan limbah pabrik sapi perah milik PT Greenfields yang lama mencemari lingkungan, sawah, kolam, serta aset milik warga.

Melihat itu, dengan diinisiasi Fraksi PAN dan PKB melalui berbagai proses, akhirnya Pansus Greenfields resmi dibentuk oleh DPRD Kabupaten Blitar pada Kamis (18/11/2021). Pansus diketuai Endar Soeparno dari Fraksi PDIP, Wakil Ketua Chandra Purnama dari Fraksi PKB dan Sekretaris Hari Margono dari Fraksi Golkar-Demokrat.

Usai dibentuk, pansus Greefields langsung melaksanakan rapat guna membahas jadwal agenda dan kegiatan, serta berencana mencari tenaga ahli di bidang lingkungan hidup, dan melihat perizinan yang dimiliki apakah sesuai atau tidak.

Baca juga : Akibat Tetap Buang Limbah ke Sungai, PT Greenfields Terancam Ditutup

“Intinya Pansus Greenfields bertujuan mencari solusi dari masalah yang ada, baik limbah, perizinan maupun PAD nya untuk kebaikan Bersama, baik investor maupun Pemkab Blitar,” kata Widodo yang juga Ketua Fraksi PAN ini kala itu.

Ia menjelaskan bahwa dalam rapat juga membahas soal penggunaan tenaga ahli dari mana yang kompeten mengenai lingkungan hidup dan perizinan.

“Hal itu untuk mengetahui sejauh mana kewenangan daerah, provinsi, dan pusat terkait perizinan. Kemudian, jika terjadi pelanggaran langkah apa yang akan diambil.” Ujarnya.

Baca juga : PT Greenfields Indonesia Mangkir di Persidangan Perdana Dugaan Pencemaran Lingkungan

Untuk diketahui, ada 10 orang anggota Pansus perwakilan dari 5 fraksi di DPRD Kabupaten Blitar yakni Fraksi PDIP, PKB, PAN, GPN (Gerindra, PPP, PKS) dan Golkar-Demokrat. Dengan masa kerja pansus sampai akhir tahun atau 31 Desember 2021

“Sebelum Pansus ini terbentuk, awalnya dewan bersama Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso atau biasa di panggil Makde Rahmat melakukan Sidak ke pembuangan limbah PT Greenfields yang tersembunyi pada akhir Juli 2021 lalu.

Walhasil, Sidak tersebut menemukan saluran pipa yang mengarah ke sungai, termasuk adanya aliran limbah kotoran ternak, dari lagoon (penampungan) yang meluap mengalir juga ke sungai, sehingga menyebabkan pencemaran.

Baca juga : DPRD Blitar Bentuk Pansus, Apa Alasanya

Akibatnya, 242 warga mengajukan gugatan Class Action terhadap PT Greenfields untuk menuntut ganti rugi akibat limbah kotoran sapi yang mencemari lingkungan dan aset warga. (Adv/dprd/jun).

SebelumnyaRT dan RW Diminta Segera Koordinasi Jika Ada Warga Belum Divaksin
SelanjutnyaKota Blitar Kembali Toreh Prestasi Swasti Saba Wistara, Indikatornya Berkat Partisipasi Masyarakat dan Dukungan DBHCHT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin