Home Nusantara OTT KPK Masa Kepemimpinan Firli Bahuri Menurun? Ada Apa ya?

OTT KPK Masa Kepemimpinan Firli Bahuri Menurun? Ada Apa ya?

66
Grafis OTT KPK
Grafis penanganan kasus OTT KPK. F: suara.com
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta – Berdasarkan data KPK, OTT dan penyidikan pada masa kepemimpinan Firli Bahuri tercatat mengalami penurunan angka.

Pada penyidikan kasus korupsi, sepanjang 2015-2019 angka penyidikan mencapai ratusan. Namun pada 2020, angkanya turun menjadi puluhan. Sementara OTT pada 2020 baru 7 kali yang berhasil, sedangkan tahun ini baru 2 OTT.


Alih-alih melakukan penangkapan koruptor maupun tindakan pencegahan, Firli Bahuri dinilai kerap melakukan safari kesejumlah petinggi partai, pejabat, dan petinggi media.

Menurut sumber IndonesiaLeaks, hal itu dilakukannya sendiri tanpa persetujuan pimpinan yang lain.

Baca juga:

Saut mengatakan, kepemimpinan di KPK semestinya bersifat kolektif kolegial. Ia mencontohkan masa kepemimpinannya dan para pendulu, semua keputusan pemimpin disampaikan secara terbuka.

Ketika satu pemimpin KPK menghadiri pertemuan dengan petinggi partai maupun pejabat, harus dilaporkan kepada pemimpin yang lain.

Hal itu dilakukan untuk menunjukkan sikap independen, sekaligus menguatkan integritas pemimpin bahwa tindakannya tidak koruptif saat menghadiri pertemuan di luar KPK.

“Jadi tidak jalan sendiri. Ini kan persoalannya trust,” kata Saut.

Saut Situmorang, mantan Wakil Ketua KPK. F: suara.com

Menurutnya, ada kejanggalan ketika seorang pemimpin KPK melakukan safari politik tanpa diketahui kolektifnya. Ketika itu tidak dihentikan, ada potensi sistem kolektif kolegial di KPK yang selama ini terbangun, rusak.

“Ini persoalan trust, kehadiran itu tidak menimbulkan kecurigaan, tidak menimbulkan pertanyaan, karena memang ada urutan, ada proses, di situ ada fungsi manajemennya jalan,” ujar Saut.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin