Home Kepulauan Riau Batam

Ngeri, Kasus Positif Covid-19 di Batam Bertambah 67 Orang

32
Kasus Covid-19 Batam
Ilustrasi. Petugas medis Puskesmas Tanjunguncang bersiap untuk mengevakuasi pasien positif corona dari Rusun Tanjunguncang menuju RSUD Embung Fatimah, Batam, Kamis (7/5/20) malam. (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Batam – Kasus positif Covid-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau semakin tak terkendali. Pada Selasa (22/9/20), Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat ada penambahan 67 orang terkonfirmasi positif.

Sementara di hari yang sama, tidak ada laporan pasien yang sembuh dari serangan virus corona.

“Positif 67 orang dan pasien yang sembuh tidak ada,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi saat dikonfirmasi.

Didi menjelaskan, dari 67 kasus baru itu, 35 orang di antaranya berstatus orang tanpa gejala (OTG), 18 orang bergejala dan 14 orang lainnya kontak erat dengan pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif.

Baca Juga :
* UPDATE COVID-19: Batam Tembus 1.000 Kasus

* Duh, 8 dari 12 Kecamatan di Batam Zona Merah Covid-19

Dari data Gugus Tugas Batam, ada tiga PNS tenaga kesehatan yang termasuk ke dalam 67 kasus baru itu. Mereka adalah kasus nomor 1.172 berusia 30 tahun warga Kecamatan Sagulung, kasus nomor 1.179 berusia 46 tahun warga Kecamatan Batam Kota, dan kasus nomor 1.121 berusia 45 tahun warga Kecamatan Sagulung.

Kemudian, ada dua mahasiswa yakni kasus nomor 1.173 berusia 22 tahun warga Kecamatan Sei Beduk dan kasus nomor 1.189 berusia 19 tahun warga Kecamatan Batam Kota.

Selanjutnya, dua anak balita yaitu kasus nomor 1.174 berusia 6 bulan warga Kecamatan Sei Beduk dan kasus nomor 1.191 berusia 3 tahun warga Kecamatan Batam Kota.

Kemudian, ada 4 orang ibu rumah tangga yaitu kasus nomor 1.175 berusia 49 tahun warga Kecamatan Lubuk Baja, kasus nomor 1.181 dan nomor 1.182 berusia 45 tahun dan 54 tahun warga Kecamatan Batam Kota serta kasus nomor 1.193 berusia 46 tahun warga Kecamatan Sagulung.

Kasus baru lainnya adalah, 3 orang pelajar yakni kasus nomor 1.176 berusia 15 tahun warga Kecamatan Batuaji, kasus nomor 1.187 berusia 15 tahun warga Kecamatan Sagulung, dan kasus nomor 1.188 berusia 18 tahun warga Kecamatan Sagulung.

Karyawan swasta mendominasi

Untuk 43 kasus baru lainnya merupakan karyawan swasta, yaitu kasus nomor 1.177 dan nomor 1.178 berusia 32 tahun dan 52 tahun warga Kecamatan Batam Kota, kasus nomor 1.183 dan nomor 1.184 berusia 42 tahun dan 37 tahun warga Kecamatan Sagulung, kasus nomor 1.186 berusia 35 tahun warga Kecamatan Lubuk Baja, dan kasus nomor 1.189 berusia 22 tahun warga Kecamatan Sekupang serta kasus 1.190 berusia 34 tahun warga Kecamatan Batuampar.

Selanjutnya, kasus nomor 1.192 warga Kecamatan Batam Kota berusia 28 tahun, kasus nomor 1.195 hingga 1.220 bertutut-turut warga Kecamatan Sei Beduk 34 tahun dan 45 tahun warga Kecamatan Sagulung 40 tahun, dan warga Kecamatan Batuaji 25 tahun. Lalu ada warga Kecamatan Sagulung 49 tahun, warga Kecamatan Batam Kota 45 tahun, dan warga Kecamatan Sagulung 38 tahun.

Pasien lainnya adalah, warga Kecamatan Batuaji berusia 35 tahun dan warga Kecamatan Batam Kota 30 tahun, warga Kecamatan Batuaji 26 tahun, warga Kecamatan Sei Beduk 37 tahun, dan warga Kecamatan Batam Kota 47 tahun serta warga Kecamatan Sagulung 41 tahun.

Kemudian, warga Kecamatan Sekupang berusia 34 tahun, warga Kecamatan Batuaji 35 tahun, warga Kecamatan Sei Beduk 31 tahun, warga Kecamatan Batam Kota 33 tahun
warga Kecamatan Sagulung 40 tahun, dua orang warga Kecamatan Sei Beduk 29 tahun dan 40 tahun. Selanjutnya, warga Kecamatan Sagulung 31 tahun, warga Kecamatan Batam Kota 44 tahun, warga Kecamatan Sei Beduk 42 tahun, 45 tahun, dan 27 tahun.

Selanjutnya, warga Kecamatan Batam Kota berusia 54 tahun, warga Kecamatan Sagulung 45 tahun, warga Kecamatan Batam Kota 39 tahun, 40 tahun, 34 tahun, 26 tahun, 32 tahun, dan 25 tahun. Lalu ada warga Kecamatan Lubuk Baja berusia 45 tahun, warga Kecamatan Batam Kota 45 tahun dan 29 tahun, warga Kecamatan Bengkong 21 tahun, dan warga Kecamatan Batam Kota 31 tahun, warga Kecamatan Batuampar 53 tahun, dan warga dari Kecamatan Nongsa berusia 42 tahun.

Baca Juga :
* Covid-19 Batam 14 September 2020: Tambah 33 Kasus Baru dan 3 Pasien Sembuh

* Warga Lengah, Covid-19 di Batam Menggila

Selain itu, ada pula 4 orang PNS dan pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka tercatat sebagai kasus nomor 1.235 hingga 1.238 yaitu warga Kecamatan Nongsa berusia 42 tahun, warga Kecamatan Lubuk Baja 22 tahun, warga Kecamatan Batuampar 49 tahun dan warga Kecamatan Batam Kota 24 tahun.

Kemudian, ada 5 orang wiraswasta yang tercatat sebagai kasus nomor 1.185 yakni warga Kecamatan Sekupang berusia 57 tahun, kasus nomor 1.222 hingga 1.224 yaitu warga Kecamatan Batam Kota 39 tahun, 40 tahun, 34 tahun dan 26 tahun.

Total 1.238 kasus positif

Dengan tambahan 67 kasus baru itu maka total kasus positif Covid-19 di Batam sampai Selasa (22/9/20) malam berjumlah 1.238 orang. Dari jumlah itu 43 orang meninggal dunia, dan 652 orang dinyatakan sembuh.

“Saat ini yang masih dalam perawatan sebanyak 543 orang,” kata Didi.

Didi mengatakan, dengan bertambahnya kasus baru ini menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Batam masih memungkinkan untuk memunculkan kasus baru maupun kontak erat dari warga yang lebih dulu terpapar virus corona.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jika tidak ada keperluan tetaplah diam di rumah. Kalau harus keluar, pakailah masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan bilas dengan air mengalir. Dan yang terpenting, jaga kesehatan dengan cukup berolahraga dan asupan makanan dengan gizi berimbang,” kata dia.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin