Home Kepulauan Riau Nelayan Batam Dapat Bantuan Rp1,99 Miliar dari Pusat

Nelayan Batam Dapat Bantuan Rp1,99 Miliar dari Pusat

81
Sekda Kota Batam, Jefridin menyerahkan bantuan modal kerja kepada perwakilan nelayan di kawasan Dendang Melayu, Jembatan1 Barelang, Batam, Rabu (14/8/19). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Nelayan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendapat bantuan senilai Rp1,99 Miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk modal kerja, alat tangkap, asuransi, beasiswa pendidikan, dan lainnya

Penyerahan bantuan dilaksanakan di kawasan wisata Pantai Dendang Melayu Jembatan I Barelang, Batam, Rabu (14/8/19).

Bantuan yang diberikan antara lain, kapal perikanan 5GT dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Kemudian alat penangkap ikan ramah lingkungan sebanyak 5 paket, dan premi asuransi untuk 250 nelayan serta penyerahan klaim asuransi nelayan dari PT Jasindo.

Baca Juga : Nelayan Kepri Kesulitan Dapatkan BBM

Bantuan lainnya adalah, benih ikan kerapu sebanyak 3.000 ekor, 30 ribu ekor benih ikan bawal bintang, dan dua paket budidaya lele Bioflok.

Kemudian ada bantuan dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan berupa ice flake machine kapasitas 1,5 ton 1 unit, dan 6 unit Chest Freezer.

Bantuan lainnya berasal dari Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan berupa beasiswa pendidikan, Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan memberikan pinjaman modal usaha senilai Rp200 juta kepada koperasi Mina Berkat, dan bantuan pinjaman modal usaha senilai Rp190 juta kepada Pokdakan Sinar Harapan.

Bantuan-bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Anggota IV BPK RI Rizal Djalil, dan Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin.

Pada kesempatan itu, Jefridin yang mewakili Wali Kota Batam menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat terutama jajaran Dirjen Perikanan dan Budidaya atas bantuan tersebut.

“Semoga semua bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh para nelayan di Batam. Insyaallah kami akan melakukan pengawasan dan pembinaan kepada kelompok peminjam modal,” ujarnya.

Kepada nelayan penerima bantuan, Jefridin berpesan agar bantuan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga dapat menambah penghasilan nelayan di Batam.

“Tadi saya sudah melihat pameran dan sudah banyak yang mengolah hasil laut menjadi makan. Jika produk dikemas dengan baik, Insyaallah dapat menambah penghasilan nelayan,” kata dia.

Baca Juga : Bantuan untuk Nelayan di Bintan Belum Tepat Sasaran

Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyebutkan, dampak dari program Kementrian Kelautan dan Perikanan sudah dirasakan masyarakat. Misalnya produksi ikan sebelumnya 10 juta ton kini produksi ikan baik tangkap maupun budidaya mencapai 14 juta ton.

“Pendapatan budidaya naik Rp3,5 juta dan angka ini jauh di atas UMR nasional. Dengan meningkatkan budidaya ini bukan hanya meningkatkan hasil budidaya tapi juga meningkatkan gemar ikan sehingga angka stunting kecil,” ujarnya.

*****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here