Beranda Urban Nusantara

Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Ngrowo Tulungagung, Gadis Asal Malang Ini Gagal Bunuh Diri

84
0
Gadis Asal Malang Ini Gagal Bunuh Diri
Tersandung Masalah Keluarga, Seorang Perempuan warga Malang Nekat Menceburkan diri ke Sungai Ngrowo Tulungagung. Namun, dalam aksinya korban berhasil diselamatkan warga yang berada di lokasi kejadian. (foto : hasil tangkapan layar YouTube)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Tulungagung (Jatim) – Seorang perempuan yang diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Ngrowo Kabupaten Tulungagung berhasil diselamatkan warga.

Kejadian diketahui pada Selasa (14/6/2022) kemarin sekira pukul 15.00 WIB yang terekam kamera dari salah satu warga disekitar lokasi kejadian hingga viral di media sosial.

- Advertisement -

Baca juga : Hilang Saat Mancing, Pemuda Asal Kalibatur Tulungagung Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Ernawan melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Lalu ia mengatakan bahwa korban diketahui berinisial FR (17) yang beralamatkan di wilayah Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Kata Iptu Anshori, NS (16) seseorang yang sempat merekam aksi dugaan percobaan bunuh diri itu berada di sebuah warung kopi pinggiran kali/sungai Ngrowo (Pinka). Ia melihat korban berlarian ke pinggir sungai dan melompat ke dalam sungai.

Kemudian datang AL menceburkan diri ke dalam sungai, dan hendak memberikan pertolongan dengan cara meraih tangan korban. “Sehingga korban berhasil ditarik untuk di naikkan ke pinggir sungai,” jelasnya, Rabu (15/6/2022).

Baca juga : Satresnarkoba Polres Tulungagung Amankan Pengedar Sabu Asal Kediri

Menurut keterangan saksi AL (17), ia melihat korban sedang cek cok dengan seorang pria yang di ketahui ayah angkatnya berinisial YY, dan saat itu saksi melihat korban dipegangi oleh YY yang merupakan ayah korban.

Dari pengakuan ayah korban, dirinya hendak bertemu dengan anak sambungnya (korban) untuk diajak pulang ke rumahnya di Kalipare Malang. Namun, korban tidak mau di ajak pulang karena ada permasalah keluarga.

“Selanjutnya karena korban merasa di paksa oleh ayah sambungnya korban berusaha untuk berontak dan berlari ke pinggir sungai dan menceburkan diri ke dalam sungai, kemudian korban di tolong oleh para saksi saksi. Beruntung korban tidak mengalami luka – luka dan korban dalam keadaan sadar,” pungkasnya. (jun)

- Advertisement -