Home Gaya Komunitas NCF Akan Digelar di Mangrove Pandang Tak Jemu, Ini Jadwalnya

NCF Akan Digelar di Mangrove Pandang Tak Jemu, Ini Jadwalnya

60
Mangrove Pandang Tak Jemu
NCF akan digelar di Hutan Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu. (F: BPBD Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Komunitas- Nomadic Community Fiesta (NCF) akan kembali digelar. Kali ini lokasinya di Hutan Mangrove Pandang Tak Jemu. Tempat wisata itu terletak di Kampung Bakau Serip, Kelurahan Sambau Nongsa.

Direktur Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) Edi Sutrisno mengatakan, NCF sudah lama vakum karena pandemi. Sebelumnya, NCF edisi pertama diadakan di Puncak Beliung, Tanjungriau, Sekupang. Kemudian edisi kedua diadakan di Taman Rusa Sekupang.


“Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu jadi titik atensi, destinasi ecotourism based ikonik ini baru saja terlisting dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021,” kata Edi, Sabtu (28/8/21).

Baca Juga:

NCF edisi ketiga ini akan dilaksanakan pada 11 September mendatang. Nantinya kegiatan tersebut akan melibatkan komuntas ekspatriat yang tinggal di Batam.

“Temanya one man one tree. Ada 50 ekspatriat dari berbagai bangsa yang telah menyatakan konfirmasinya untuk ambil bagian,” kata Edi.

Edi mengatakan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina akan didaulat menjadi orang pertama yang menancapkan akar bakau. Setelah itu dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata.

“Lalu, satu per satu diikuti para ekspatriat, dipandu langsung oleh pengelola Hutan Mangrove Pandang Tak Jemu Gerry dan istrinya,” kata Edi.

Setelah penanaman bakau, aksi akan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada puluhan pekerja pariwisata terdampak di sekitaran Nongsa. Sembako itu berasal dari donasi para ekspatriat.

Baca Juga:

Salah satu ekspatriat, James berharap bantuan itu dapat membantu para pekerja wisata yang terdampak pandemi Covid-19.

“Mungkin ini tak seberapa, tapi semoga dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pandemi,” kata warga Australia yang telah lama tinggal di Batam ini.

***

Reporter: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin