Home Warta Dunia

NASA Siapkan Misi Baru Daratkan Orang ke Bulan

81
Ilustrasi, NASA menyiapkan misi baru pendaratan orang ke bulan. (net)

Washington – Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA sedang menyiapkan misi perjalanan terbaru ke satelit bumi. Dalam misi yang diberi nama Artemis ini, NASA berencana menempatkan orang sekali lagi – setelah misi Apollo 50 tahun silam – sukses membawa Niel Armstrong menginjakkan kaki ke bulan.

NASA memiliki alasan tersendiri mengapa memilih nama Artemis untuk misi terbarunya. Artemis merupakan bagian dari Dewi dalam sejarah mitologi Yunani yang merupakan saudara kembar dari Apollo dan Selene.

Pada presentasinya, Administrator NASA, Bridenstine menjelaskan, NASA adalah lembaga yang menerima keanekaragaman karyawan. Maka tidak menutup kemungkinan jika ada astronot wanita yang terlibat dalam Misi Artemis di tahun ini.

“Kantor astronot kami sangat beragam dan sangat berkualitas. Saya pikir sangat indah bahwa 50 tahun setelah Apollo meluncur, program Artemis ini akan membawa pria berikutnya dan wanita pertama ke bulan,” katanya seperti dikutip dari Ubergizmo, Jumat (17/5/19).

Artemis sendiri adalah dewi perburuan bersama Orion setia menemaninya. Selain itu Misi Artemis ini bertujuan untuk menandai kembalinya Amerika di permukaan Bulan pada tahun 2024 mendatang.

Rencana membawa astronot ke bulan sendiri telah ada sejak tahun lalu. NASA mengungkapkan bahwa baru-baru ini ada sembilan perusahaan swasta yang akan mengajukan proposal untuk tender NASA senilai maksimal USD 2,6 miliar atau sekitar Rp42 triliun.

Tender tersebut diperuntukkan membangun pesawat ruang angkasa yang mengangkut kargo ke bulan pada awal 2019. Program itu merupakan bagian dari rencana NASA untuk mengirim astronot dalam misi ke bulan pada 10 tahun mendatang.

Perjalanan manusia ke bulan ini merupakan yang pertama setelah Apollo mendarat di sana pada 1960-an dan 1970-an. Administrator NASA, Jim Bridenstine, menggambarkannya sebagai kemajuan positif dalam upaya misi ke bulan.

Robot NASA Rekam Gempa di Mars

Robot Insight milik NASA di Planet Mars. (net)

Sebelumnya, NASA berhasil merekam getaran atau gempa pertama di Planet Mars yang disebut Marsquake. Getaran yang terasa samar di planet tersebut direkam oleh robot milik NASA, InSight Mars.

Laporan USA Today seperti dikutip Telset, Rabu (24/4/19), NASA telah melakukan analisis awal yang mengonfirmasi getaran itu berasal dari perut Mars. Gempa terjadi karena pengaruh atmosfer, seperti angin.

InSight Mars merupakan misi untuk mempelajari Mars. Robottersebut didaratkan pada November 2018. InSight Mars dilengkapi berbagai instrumen untuk mengukur suhu, rotasi, dan aktivitas seismik di Planet Merah tersebut.

Gempa di Mars sama seperti di Bumi. Mayoritas data yang dikumpulkan oleh instrumen Seismic Experiment for Interior Structure (SEIS) hanya berupa kebisingan. Namun, 6 April 2019, InSight Mars ada sinyal beda.

“Kami sudah menunggu berbulan-bulan untuk sinyal seperti itu. Kami jadi tahu, akhirnya Mars masih aktif secara seismik. Kami sedang meluangkan waktu untuk menganalisanya,” kata ketua SEIS, Philippe Lognonné.

Gelombang getaran yang cukup kuat tak ubahnya radar penembus tanah seukuran planet. Ketika merambat melalui planet, gelombang bisa melambat begitu bersentuhan dengan bahan-bahan tertentu.

Sayangnya, peristiwa Sol 128 terlalu samar untuk menjelaskan apapun tentang struktur interior Mars. Meski demikian, keberadaan getaran menunjukkan bahwa Mars memang memiliki aktivitas seismik seperti di Bumi.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin