Home Jelajah Seni Budaya

MTQ VIII Kepri Dibuka, Kafilah Batam Paling Ramai

46
Kafilah Batam dalam pembukaan MTQ VIII Kepri, Sabtu (19/9/20) malam. (F: Dok. Humas Pemko Batam)

Barakata.id- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Provinsi Kepri resmi di buka, Sabtu (19/9/20) malam. Tahun ini Kota Tanjunginang menjadi tuan rumah. Sehingga MTQ tersebut diadakan di lapangan Gurindam 12 Tanjungpinang.

MTQ VIII Provinsi Kepri ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi dengan mengucap basmalah dan menabuh bedug bersama sejumlah tokoh di Kepri.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tiap kota/kabupaten mengirimkan kafilahnya masing-masing. Kota Batam kali ini paling ramai mengirimkan kafilah, yaitu sebanyak 54 peserta.

Baca Juga:
MTQ XXX Batam Ditutup, Kecamatan Batam Kota Juara

Peserta yang dikirim merupakan putra-putri terbaik, pemenang pada MTQ ke-30 Batam. Targetnya tentu saja membawa pulang piala bergilir.

“Kita menargetkan menjadi juara umum pada MTQ ke-VIII tahun 2020. Dengan berbagai persiapan dan peserta terbaik asal Batam,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang hadir dalam pembukaan tersebut.

Rudi optimis peserta mampu membawa nama baik Batam di ajang MTQ kali ini. Dia meminta kafilah Batam menampilkan kemampuan terbaik di masing-masing cabang yang dilombakan.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ VIII Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini berbeda dibandingkan MTQ sebelumnya. Pasalnya, MTQ kali ini dilaksanakan di tengah wabahCovid-19.

“Pembukaan dilaksanakan sederhana dan sesuai protokol kesehatan demi meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Namun MTQ kali ini tetap khidmat,” ujarnya.

MTQ tingkat Provinsi Kepri ini digelar 19-23 September. Ada 8 cabang dengan 48 golongan yang dilombakan. Sekda Kepri itu juga memastikan penjurian dilakukan dengan transparan.

“Kita mendatangkan 15 juri nasional dan sistem penjurian melalui IT dan bisa diakses masyarakat,” kata dia.

Gubernur Kepri Isdianto yang hadir juga mengapresiasi kehadiran para kafilah dari masing-masing daerah. Dia berharap kualitas keimanan dan ketakwaan serta kecintaan masyarakat terhadap Al Quran makin meningkat dengan kegiatan MTQ ini.

Baca Juga:
Ini Cerita Tari Bahtera Tabir Islami di Pembukaan MTQ Batam

“MTQ kali ini sebagai persiapan menyambut MTQ XXVIII di Padang pada November nanti,” ujarnya.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, MTQ bagian dari budaya yang mengakar dari desa hingga nasional. Event ini tidak hanya ramai akan jumlah namun sarat akan kerukunan. Melalui MTQ ini pula, kata dia, harus mempertegas nilai berbangsa dan bernegara.

Selain itu, ajang MTQ ini pula sebagai perhelatan untuk melahirkan bibit ahli Al-Qur’an yang andal. “Ini ajang mencari bakat terbaik. Bukan sebagai gengsi dan mengesampingkan sportivitas,” ujarnya.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin