Home Warta Arena Mohamed Salah Kikis “Ketakutan Terhadap Islam” di Liverpool

Mohamed Salah Kikis “Ketakutan Terhadap Islam” di Liverpool

Mohamed Salah mengangkat trofi Liga Champions bersama Liverpool pada musim lalu. (F: Clive Rose/Getty Images)

Batam – Penyerang Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah adalah pemain sepakbola modern yang bisa dikatakan paling sukses saat ini. Kehadiran Salah di skuat Liverpool bahkan bahkan mampu mengikis sikap Islamofobia di tengah masyarakat kota Merseyside.

Sejak didatangkan dari AS Roma dua musim lalu, penampilan Salah bersama The Reds memang luar biasa. Ia menjadi pemain penting yang sukses mengantarkan timnya meraih kemenangan demi kemenangan.

Bersama Sadio Mane dan Firmino di lini serang, membuat pasukan Juergen Klopp sangat disegani lawan-lawannya. Musim ini, Salah pun berjaya memberi gelar Liga Champions bagi Liverpool, dengan mencetak gol di partai final melawan Tottenham Hotspur.

Salah pun tumbuh menjadi idola para suporter dan masyarakat Marseyside. Di setiap pertandingan Liverpool, para penonton tak henti-henti menyebut namanya.

Pengaruh Salah dalam mengikis sikap “ketakutan terhadap Islam” diutarakan sebuah studi Universitas Stanford yang dilansir Sky Sports, dalam sebuah laporan berjudul: Bisakah Eksposur pada Selebritis Mengurangi Prasangka? Efek Mohamed Salah pada Kebiasaan dan Sikap Islamfobia.

“Secara keseluruhan, kami menginterpretasikan hasil akhir ini mendukung hipotesis bahwa kehadiran Salah di Liverpool menyebabkan menurunnya tindakan pihak yang fanatik secara ekstrim,” tulis laporan itu

Studi itu menyebutkan, “kami juga menemukan bahwa unggahan kicauan antimuslim fans Liverpool berkurang separuhnya (turun dari 7,2 persen menjadi 3,4 persen kicauan mengenai muslim) dibandingkan fans dari tim top Inggris lainnya”.

“Eksperimen dari survei ini menunjukkan bahwa hasil ini mungkin didorong oleh meningkatnya keakraban dengan Islam. Temuan kami mengindikasikan bahwa eksposur pada seorang panutan kaum minoritas bisa menampilkan informasi baru yang bisa lebih memanusiakan kaum minoritas,” sambung laporan tersebut.

Salah bukan satu-satunya pemain Muslim di skuat The Reds. Masih ada Sadio Mane, Xherdan Shaqiri, dan Naby Kieta. Keempat pemain itu tak bisa dipungkiri, menjadi pemain yang sangat dibutuhkan Liverpool untuk meraih kemenangan di setiap laganya.

Baca Juga : Liverpool Juara Liga Champions 2018/19

Bagaimana cara Salah memperkenalkan Islam yang indah itu kepada para pendukung Liverpool dan penonton sepakbola dunia umumnya?

Caranya, ia selalu melakukan sujud syukur setiap kali mencetak gol ke gawang lawan. Setelah selebrasi perayaan golnya, Salah dipastikan akan bersimpuh di lapangan, bersujud dan memanjatkan doa singkat.

Apa yang dilakukan pemain 26 tahun itu sudah sangat dihapal oleh teman-temannya serta para fans, karena seringnya ia mencetak gol.

Kecintaan pendukung terhadap Salah tergambar jelas dari chant yang dinyanyikan fans Liverpool. Begini bunyinya, “Mo Sa-la-la-la-lah, Mo Sa-la-la-la-lah, if he’s good enough for you, he’s good enough for me, if he scores another few, then I’ll be Muslim too”.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp pernah mengatakan bahwa Salah sangat tepat untuk menjadi duta Mesir dan dunia Arab dengan prestasi yang ditorehkannya di lapangan hijau.

“Itu sangat fantastis. Itulah yang kita butuhkan di periode seperti ini,” ucap Juergen Klopp dikutip dari The Sun.

“Melihat anak mudah yang cakap ini, penuh kegembiraan, penuh cinta, penuh persahabatan, penuh segalanya. Moh Salah berada di dunia di mana kita semua kesulitan memahami apa yang terjadi di dunia ini,” lanjutnya.

Masuk daftar 100 orang berpengaruh di dunia

Tahun lalu, nama Mohamed Salah masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

Penyerang yang dikenal memiliki kecepatan itu bahkan menjadi salah satu dari enam cover global edisi tahunan yang paling bergengsi tersebut.

Salah bersanding dengan aktor Dwayne ‘The Rock’ Johnson, aktris Sandra Oh, penyanyi Taylor Swift, jurnalis perempuan AS Gayle King, dan politikus AS Nancy Pelosi.

Salah memang bukan pesepakbola satu-satunya dalam daftar 100 orang berpengaruh dunia versi Time tersebut. Selain dia, ada juga nama pemain Timnas Putri Amerika Serikat, Alex Morgan.

Sementara untuk atlet lain, ada LeBron James (basket), Tiger Woods (golf), dan sprinter putri Afrika yang meraih medali emas Olimpiade Caster Semenya.

Baca Juga : Salah, Mane, dan Aubameyang Berbagi Sepatu Emas

Dalam interview-nya bersama Time, Salah diketahui sangat fokus pada isu sosial. Di antaranya, Salah ingin perempuan-perempuan di Mesir mendapat kesetaraan hak.

“Saya pikir kami perlu mengubah cara memperlakukan perempuan di budaya kami. Itu bukanlah sebuah pilihan. Saya mendukung perempuan lebih dari sebelumnya, sebab saya merasa mereka berhak meraih lebih dari apa yang mereka berikan sekarang,” ujar Salah, seperti dikutip Mirror.

Di majalah tersebut, komedian Inggris dan fans Liverpool, John Oliver menyebut Salah salah satu pesepakbola terbaik, baik di dalam dan luar lapangan.

“Dia dalah manusia yang lebih baik dari dia sebagai pesepakbola dia adalah salah satu pemain sepakbola terbaik di dunia,” tulisnya. 

*****

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin