Home Warta Ekonomi

Modal Sedikit, Cuan Gede! Begini Strategi Pemasaran Lewat Digital

49
Strategi Pemasaran Digital
Ilustrasi/Freepik

Barakata.id- Strategi pemasaran digital semakin diminati. Karena dengan modal yang sedikit, cuan atau keuntungan yang didapatkan besar.

CEO IMFocus Digital Marketing Consultant Alex Iskandar mengatakan, strategi pemasaran digital juga jadi alternatif di masa pandemi Covid-19. Tak perlu bersentuhan atau melakukan tatap muka, tapi pesan yang dipromosikan sampai kepada masyarakat.

Baca Juga:
5 Tips Memulai Bisnis Rumahan, Enjoy dan Pakai Modal Sendiri

“Sekarang itu pilihannya go digital atau mati,” kata Alex, dalam salah satu sesi webinar yang di selenggarakan Tras n Co pertengahan Desember 2020 lalu.

Menurut Alex, go digital membuat biaya yang dikeluarkan lebih terjangkau. Selain itu juga fleksibel. Beriklan di Google adsense misalnya, pemasang iklan hanya perlu bayar jika ada yang klik. Sementara itu, jika tak diklik pun, branding tetap berjalan meskipun tak bayar.

“Untuk jasa tour and travel ini juga bisa dipraktikin. Bisa buat virtual tour dulu di YouTube ads, branding dulu. Jika pandemi sudah selesai mereka sudah tahu brand kita,” tutur Alex.

Media sosial yang digemari di Indonesia juga bisa jadi acuan untuk melakukan pemasaran digital. Facebook dan Instagram menempati posisi teratas. Memasang iklan di kedua media sosial itu menurut Alex punya banyak dampak positif untuk usaha atau jasa yang dipromosikan.

“Cocok sekali untuk branding. Calon pelanggan banyak menghabiskan waktu di sosmed,” kata Alex.

Jangkauan yang ingin dicapai juga lebih dekat. Sebab, iklan yang muncul di medsos based on interest. Iklan akan muncul sesuai minat dan ketertarikan personal pengguna medsos.

“Sangat efektif karena harganya terjangkau tapi ini big market, pasar yang luas dan besar,” ujarnya.

Dalam webinar tersebut Alex juga membagi trik promosi lewat digital. Simak yuk.

1. Eksis di Google search

Pastikan jasa atau usaha yang dipromosikan berada di halaman pertama. Pastikan ada di top 3 setiap pencarian menggunakan produk yang dipasarkan. Itu artinya website yang dipakai untuk mempromosikan produk harus memikirkan penggunaan search engine optimatization (SEO) atau pengoptimalan mesin telusur yang tepat.

2. Eksis di medsos

Pastikan punya akun official untuk pemasaran produk atau jasa di media sosial (medsos). Baik itu Twitter, Facebook atau Instagram. Hal ini agar dapat berinterkasi dengan pelanggan, baik itu menjawab pertanyaan atau memberikan pemaparan yang lebih detail terkait produk.

3. Anggarkan iklan digital

Anda perlu menganggarkan iklan digital di Facebook atau Twitter. Kedua platform medsos itu punya marketplace yang akan muncul sesuai ketertarikan si pemilik akun medsos. Ini memudahkan untuk menyaring calon pelanggan.

4. Anggarkan iklan di media online

Ini penting. Sebab jangkauan media online lebih besar daripada media cetak. Iklan di media online juga cenderung lebih murah daripada di media televisi dengan kelas yang setara.

Selain itu, media online juga gencar menyebarkan link artiķelnya. Ini tentu memberikan keuntungan bagi produk atau jasa yang diiklankan di sana.

5. Aktifkan akun di marketplace

Buka dan aktifkan akun di marketplace. Seperti bukalapak, shopee dan lain-lain. Promosi di marketplace memungkinkan Anda bertemu dengan calon pelanggan yang tak terbatas. Modalnya juga lebih sedikit dibanding harus buka toko offline.

Baca Juga:
Promosi di Medsos Diklaim Tingkatkan Wisatawan

6. Hadir di semua platform digital

Sering muncul di banyak platform digital membuat produk atau jasa yang dipromosikan mudah diingat. Hal itu akan membranding produk atau jasa Anda.

Seringkali, orang tak benar-benar berniat membeli atau mencoba produk atau jasa Anda. Tapi kalau setiap hari wara-wiri tentu bikin penasaran. Misalnya buka Facebook produk Anda keluar, buka Instagram juga keluar, demikian saat buka YouTube produk Anda juga ada. Lama-lama orang akan penasaran dan ingin mencoba.

***

Penulis: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin