Home Kepulauan Riau

Mobil Terbakar di SPBU, Ini yang Ditemukan Polisi di TKP

Mobil Terbakar di Batam
Seorang anak balita tewas dalam kebakaran mobil di SPBU Merapi Subur, Sagulung, Batam, Sabtu (13/2/21) sore. (F: barakata.id)

Barakata.id, Batam- Mobil terbakar di SPBU Merapi Subur, Tembesi, Sagulung, Kota Batam, Polisi menemukan sejumlah hal di tempat kejadian perkara (TKP).

Diantaranya,  CCTV di area pengisian BBM ke-1 (TKP) dalam kondisi mati sejak tanggal 2 Februari 2021. Posisi mobil terbakar pada saat kejadian belum melakukan pengisian BBM (masih dalam antrian).

Selain itu, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Barelang juga menemukan korban meninggal dunia dalam kondisi terbakar dengan posisi telentang di bagian tengah mobil.

Baca juga: 

Temuan lain oleh Unit Piket Sat Reskrim Polresta Barelang beserta anggota Polsek Sagulung yakni,  Mobil terbakar tersebut adalah jenis mobil Carry (keterangan saksi).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, terkait kejadian itu, tiga orang dimintai keterangan sebagai saksi.

Ketiga orang saksi itu, kata Kasat Reskrim, diantaranya, Manontong (40), warga Perumahan Sumber Jadi Blok B7 No 56 Kelurahan Sei Langkai, Sagulung, Kota Batam, selaku Pengawas SPBU.

Baca juga: 

Selain itu, dua orang sebagai operator SPBU diantaranya Monisa Sinaga (26) dan Rosmaida  Nurhayati  Manalu (28), ikut dimintai keterangan.

Kompol Andri Kurniawan melalui keterangan tertulisnya menjelaskan kronologis kejadian. Bahwa sopir mobil mendengarkan bunyi ledakan dari bawah mobil.

Tak lama kemudian, kata Kasat Reskrim, api sudah mulai membesar sehingga korban langsung keluar dari mobil yang terbakar dan berusaha mengeluarkan 1 orang korban lainnya (anak ke1) dari kursi penumpang yang di depan (samping sopir).

Baca juga: 

“Sedangkan untuk korban ke3 (anak ke2) belum sempat diselamatkan, karena api sudah membesar,” jelas Kompol Andri.

Petugas di SPBU, kata Andri, berusaha memadamkan api menggunakan APAR besar dan APAR kecil. Sementara salah satu dari petugas mendekati korban dan korban mengatakan bahwa ada 1 (satu) anaknya yang masih di dalam mobil. Namun pintu mobil tidak bisa dibuka dikarenakan api sudah membesar.

“Api berhasil di padamkan sekira pukul 16.00 WIB,” Sebut Andri.

Baca juga: 

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Kompol Andri, posisi mobil terbakar pada saat kejadian belum melakukan pengisian BBM (masih dalam antrian).

“Untuk sementara korban luka bakar berada di RS Embung Fatimah Batam dan Korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhyangkara Polda Kepri,” ungkap Kompol Andri.

“Kita akan meminta keterangan para saksi, serta koordinasi dengan Labfor,” tambahnya.

Berikut data korban diantaranya,
1. Sarito, Perempuan, Umur 4,5 tahun (Meninggal dunia).
2. Jusmin, Laki-Laki, Umur 49 tahun (Luka Bakar 70%).
3. Halasan, Perempuan, Umur 2,5 tahun (Luka Bakar 70%).

*****
Editor: Ali Mhd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin