Home Kepulauan Riau

Minum Es Apolo Tepi Jalan, Cara Ansar Ahmad Bantu Eksistensi UMKM

Ansar Ahmad
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menikmati es Apolo di sebuah kedai di Batu Lima, Tanjungpinang, Jumat (12/3/21). (F: barakata.id)

Barakata.id, Tanjungpinang – Kemarin, jarum jam yang pendek sudah jatuh di angka 5, dan yang panjang di angka 4. Ansar Ahmad bergegas meninggalkan ruang Rupatama lantai 4 Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) di Dompak, Kota Tanjungpinang.

Pria berpeci hitam itu baru saja selesai memimpin rapat pemantapan tugas Satgas Covid 19 Provinsi Kepri. Sebelumnya, ia juga memimpin beberapa agenda penting mulai dari pagi hingga sore hari.

Dari lantai 4, Ansar Ahmad langsung turun ke lantai bawah bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Gubernur Kepri itu pun menuju mobil dinas yang sudah menunggu di pelataran depan.

BACA JUGA : Ansar Larang OPD Pakai Buah Impor Untuk Konsumsi Rapat. Harus Pakai Produk Pertanian Lokal

Meski sudah petang, tapi cuaca hari itu masih terasa begitu panas. Wajar memang, karena sudah beberapa hari ini, Kota Tanjungpinang belum lagi diguyur hujan.

Setelah memasuki mobil, Ansar yang ditemani seorang sopir dan ajudan langsung melesat pulang mengarah ke kediamannya. Ketika sampai di kawasan Batu Lima, tepatnya di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), tiba-tiba mobil yang membawa laki-laki kelahiran 1964 itu berhenti.

Mantan Bupati Bintan dua periode itu membuka pintu mobil dan menjulurkan kaki dan tubuhnya ke luar dari mobil. Ia lantas mengayunkan langkah kecilnya menuju ke sebuah kedai kecil sederhana yang menjual es Apolo.

“Saya pesan satu gelas ya. Haus betul hari ini,” kata Gubernur Ansar Ahmad.

Tak sendiri, pria yang pernah tercatat sebagai anggota DPR RI itu juga mengajak beberapa orang yang bersamanya untuk pesan minuman es Apolo di kedai tersebut.

Tanpa ragu, Ansar menyeruput es Apolo yang sudah tersaji di hadapannya.

“Minum es di kedai tidak apa. Kalau ingin UKM hidup memang seharusnya kita bantu. Tidak hanya melalui program pemerintah tetapi juga dengan sikap kita sebagai pemimpin,” katanya.

“Sesekali datang dengan rombongan dan makan minum di kedai seperti ini juga membantu eksistensi UKM,” lanjut Ansar.

Setelah usai minum es Apolo, Ansar Ahmad bergegas masuk mobil untuk pulang.

“Sebentar lagi azan maghrib. Setelah salat, ada pertemuan lagi dengan beberapa kepala dinas untuk membahas beberapa program yang sudah harus berjalan dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA : Ansar dan Marlin Bangun Kepri dengan Kencangkan Ikat Pinggang

Langit terlihat mulai memerah jingga. Sayup-sayup lantunan kitab suci berkumandang memenuhi langit sebagai pertanda maghrib segera tiba.

Begitu sampai di kediamannya, Ansar yang sudah keluar dari mobil berdiri di depan pintu pagar sejenak. Dia tersenyum sambil menyapa beberapa petugas Satpol PP yang bertugas melakukan penjagaan dari pagi.

Setelah itu dia pamitan untuk masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Hari-hari selanjutnya, banyak tugas yang sudah menanti Pak Gubernur. Kerja, pimpin rapat dan menyelesaikan berbagai agenda.

“Yang penting kita jangan mengeluh, setiap pekerjaan harus kita nikmati, kita jalankan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Karena memang setiap yang kita lakukan sudah menjadi garis takdir,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin