Home Warta Arena Messi Terpeleset, Argentina Juara Copa America 2021

Messi Terpeleset, Argentina Juara Copa America 2021

102
Argentina Juara Copa America 2021
Para pemain Argentina merayakan kemangan atas Brasil 1-0 yang membawa Tim Tango juara Copa America 2021.
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Arena – Argentina sukses menjadi juara Copa America 2021 usai menundukkan Brasil 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Angel Di Maria

Tim Tango mengakhiri penantian selama 18 tahun negara itu kembali menjadi juara Copa America. Terakhir, Argentina menjadi kampiun turnamen ini pada 1993.


Lionel Messi gagal mencetak gol di laga final yang dihelat di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil Minggu (11/7/21) pagi WIB.

Baca Juga : Final Piala Eropa 2020: Italia Jumpa Inggris

Bomber Barcelona itu sempat mendapat peluang emas jelang pertandingan babak kedua berakhir. Namun Messi yang tinggal berhadapan dengan kiper Ederson Moraes malah terpeleset hingga bola yang dikuasainya berhasil direbut penjaga gawang musuh.

Menghadapi tuan rumah, Argetina menerapkan pola 4-4-2, masih mengandalkan duet Lionel Messi dan Lautaro Martinez untuk menjebol gawang Brasil. Adapun tuan rumah memakai formasi 4-3-3 dengan trio penyerang Neymar, Everton, dan Richarlison.

Seperti sudah diprediksi, laga final berlangsung seru. Aksi saling Serang kedua kesebelasan berjalan silih berganti.

Beberapa kali terjadi duel di lini tengah. Messi dan Neymar tampil mengesankan, menjadi motor pengatur irama permainan tim masing-masing.

Di menit-menit awal laga, kedua tim memang terlihat sedikit bermain hati-hati. Meski demikian, jalannya pertandingan tetap menarik.

Bahkan, beberapa kali terjadi pelanggaran, yang membuat wasit mengeluarkan dua kartu kuning.

Seperti biasa, kemampuan Neymar dalam mengobrak-abrik Benteng pertahanan lawan kerap menjadi sasaran para bek maupun gelandang. Sejumlah pelanggaran muncul ketika Bintang klub Paris Saint Germain itu sedang meliuk-liuk membawa bola, dari lini tengah menusuk ke kotak pinalti.

Di salah satu pelanggaran, Neymar tampak mendekati wasit dan mengeluh usai dilanggar bek Argentina. Ia menunjukkan celananya yang robek gara-gara “kerasnya” pelanggaran yang dia dapat.

Angel Di Maria

Pada menit ke-22, para suporter Argentina bersorak riuh. Argentina memimpin dengan skor 1-0.

Adalah Angel Di Maria yang memberi suasana gembira tersebut. Penyerang sayap Tim Tango itu dengan cerdik men-chip bola hingga melewati kepala Ederson.

Walau sudah melompat dan berusaha menggapai bola, tapi si kulit bundar sepakan Maria tetap bergulir mulus dan masuk ke gawang Brasil.

Gol Maria itu berawal dari umpan cantik Rodrigo De Paul. Maria yang berada di sisi kanan pertahanan Brasil, tipis saja di ambang garis offside. Ia berhasil lolos dari jebakan offside kemudian melepaskan diri dari penjagaan bek.

Dengan kecepatan dan kemampuannya, ia mengkonversi umpan Rodrigo itu menjadi gol dengan sangat tenang.

Tertinggal datu gol melecut para pemain Brasil tampil semakin agresif. Serangan demi serangan dibangun. Namun, tak ada yang gol tercipta.

Tie, pelatih Brasil lantas menarik Fred dan memasukkan Firminho. Pemain Liverpool itu langsung memberi perubahan. Serangan Tim Samba kian hidup dan bervariasi.

Terlihat jelas para pemain Argentina harus bekerja ekstra untuk menahan gempuran Neymar dkk.

Nyaris di sepanjang babak kedua, Argentina dipaksa bermain lebih bertahan, dan mencoba menyerang balik setiap ada kesempatan. Pelanggaran pun semakin sering terjadi.

Richarlison sempat membuat stadion bergemuruh. Setelah menusuk hingga jantung pertahanan, penyerang itu sukses melesakkan gol ke gawang Argentina.

Ia pun berlari sampai ke luar lapangan untuk merayakan gol tersebut. Namun, wasit berkata lain. Gol itu dianulir lantaran Richarlison dianggap terlebih dahulu berada di posisi offside saat menerima umpan.

Menjaga agar gawang timnya tak kebobolan, pelatih Argentina Lionel Scaloni sampai melkukan pergantian pemin dengan memasukkan tiga pemain berkarakter bertahan sekaligus yakni Pezzela, Palacios, dan Gonzalez.

Sayangnya,serangan demi serangan yang dibangun Tim Samba sering kandas, atau berhasil digagalkan kiper Tim Tango.

Baca Juga : : Maradona dan Kisah Gol “Tangan Tuhan” Piala Dunia 1986

Asyik menyerang, Brasil nyaris kebobolan lagi di menit-menit akhir. Lionel Messi yang menerima umpan dari skema serangan balik sudah menguasai bola dengan leluasa. Pemain berjuluk “Alien” itu pun tinggal berhadapan dengan kiper Ederson.

Messi.mencoba menggocek bola. Ederson sudah berada di posisi sulit. Namun, Messi malah terpeleset. Bola lepas dari kontrol dan langsung disambar Ederson.

Melihat itu, Messi hanya bisa tertawa seakan tak percaya dengan yang barusan terjadi. Tak lama kemudian, wasit meniup.peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Argentina pun resmi menjadi juara Copa America 2021.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin