Mengapa Berat Badan Bertambah Setelah Menikah?

137
Ilustrasi. Pasangan menikah (F: hellomagazine.com)

Barakata.id, Batam – Banyak terjadi, bentuk tubuh seseorang, tiba-tiba mengalami perubahan setelah ia menikah. Berat badannya bertambah, bentuk tubuhnya terlihat seperti membesar.

Mengapa hal itu sering terjadi? Tidak sedikit yang beranggapan bahwa hal itu berkaitan dengan perasaan bahagia dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Ternyata, anggapan itu tak sepenuhnya salah. Sebuah penelitian sudah membuktikannya.

Mengutip Bright Side, sejumlah peneliti di University of North Carolina, Amerika Serikat melakukan pengukuran berat badan terhadap sekitar 8.000 orang partisipan. Hasilnya, diketahui bahwa seorang perempuan yang telah menikah mengalami kenaikan berat badan sebesar 10 kilogram selama 5-6 tahun usia pernikahan.

Baca Juga : Lima Dampak Buruk yang Dialami Korban Selingkuh

Bukan hanya perempuan, penelitian itu juga melihat bahwa laki-laki juga mengalami perubahan berat badang setelah menikah. Penelitian itu menyebutkan, laki-laki yang hidup bersama pasangan lebih dari dua tahun, kemungkinan akan mengalami kenaikan berat badan hingga 11 kilogram.

Penelitian tersebut juga menemukan korelasi antara hubungan romantis dengan perubahan gaya hidup. Para peneliti pun melihat adanya penurunan signifikan dalam kebiasaan pasangan yang merokok dan meminum minuman beralkohol.

Dari penelitian itu, para peneliti mencoba mengambil kesimpulan bahwa pasangan yang menikah cenderung ingin menjalani kehidupan yang sehat, termasuk pola hidup konsumsi sehari-hari.

Mengutip CNN Indonesia, National Institute of Health sudah menindaklanjuti penelitian yang dilakukan University of North Carolina tersebut. Studi lanjutan dilakukan untuk memeriksa apakan kenaikan berat badan usia menikah merupakan cerminan positif atau negatif dari kebahagiaan mereka.

Baca Juga : Migrain pada Wanita Hamil, Apa Saja Bahayanya?

Studi yang dilakukan pada pasangan yang telah menikah lebih dari empat tahun ini menemukan, mereka yang baru menjalani ikatan pernikahan dan merasa bahagia, dua kali lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan. Sedangkan pasangan yang melaporkan tidak bahagia, memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk menambah berat badan.

Studi lain yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine juga turut mengonfirmasi kaitan tersebut. Studi menyebut, kenaikan berat badan usai menikah bisa menular pada pasangan.

Jika seorang laki-laki mengalami kenaikan berat badan, maka perempuan memiliki peluang 37 persen untuk mengalami hal yang sama.

Mereka yang mengalami kenaikan berat badan usai pernikahan dianjurkan untuk mengontrol angka indeks massa tubuh (BMI). Kontrol ini bertujuan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari obesitas.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini