Home Warta Ekonomi Mau Untung Besar, Cobalah Investasi di Mata Uang

Mau Untung Besar, Cobalah Investasi di Mata Uang

Ilustrasi

Batam – Investasi sangat banyak jenisnya di dunia ini. Kalau Anda termasuk orang suka tantangan dan ingin mencoba bisnis yang baru, berinvestasi di mata uang mungkin layak dicoba.

Investasi di mata uang dipercaya bakal mendatangkan untung besar. Syaratnya tentu saja Anda harus pandai membaca keadaan, sering update berita, dan tahu mekanismenya.

Mengutip Swara Tunaiku, berikut ini adalah 9 mata uang di dunia yang berpotensi memberikan untung besar.

1. Dinar Bahrain

Mata uang Bahrain juga memiliki nilai tukar yang bagus di ranah mancanegara. Untuk 1 Dinar Bahrain setara dengan Rp37.900.

Tidak jauh berbeda dengan Kuwait, kekuatan mata uang Dinar Bahrain juga dipengaruhi oleh kegiatan ekspor minyak ke luar negeri. Tertarik berinvestasi dengan mata uang ini?

2. Dinar Kuwait

Dinar Kuwait merupakan salah satu mata uang terkuat di dunia. Pasalnya, untuk 20 Dinar Kuwait saja saat ini nilainya sudah setara dengan Rp944 ribu.

Kekuatan mata uang ini dipengaruhi oleh ketersediaan minyak di negara tersebut. Sebanyak 94 persen produksi minyak di Kuwait, ternyata masuk ekspor ke luar negeri semua.

3. Rial Oman

Berapa nilai tukar untuk 1 Rial Oman? Kira-kira setara dengan Rp37.240. Berhubung negara Oman masuk dalam kawasan Arab, maka kekuatan mata uangnya juga dipengaruhi oleh kegiatan ekspor minyak.

Agaknya, tambang minyak memang telah mengubah peradaban serta kondisi ekonomi yang ada di pesisir Arab.

4. Dinar Yordania

Berbeda dengan ketiga negara tadi, kekuatan mata uang Dinar Yordania tidak semata karena kegiatan ekspor minyak. Sejak awal, stabilitas ekonomi di Yordania memang sudah bagus.

Untuk satu Dinar Yordania itu setara dengan Rp20.224. Meskipun lebih rendah dari ketiga mata uang sebelumnya, tetap potensial datangkan keuntungan.

5. Poundsterling Inggris

Kalau ini pasti sudah tidak asing lagi. Satu Poundsterling Inggris setara dengan Rp18.078.

Kekuatan mata uang Poundsterling amat dipengaruhi oleh jumlah peredaran uang di negara tersebut. Terutama karena peredaran uang ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan Dolar.

Penguatan mata uang Poundsterling justru terjadi setelah keluar dari Uni Eropa.

6. Pound Gibraltar

Kurs atau nilai tukar Pound Gibraltar ke Rupiah setara dengan mata uang Poundsterling Inggris. Kesamaan tersebut terjadi karena negara Gibraltar masih masuk wilayah persemakmuran Inggris.

Oleh karena itu, saat terjadi pergolakan ataupun kendala internal, nilai tukar Pound Gibraltar cenderung stabil.

7. Dolar Kepulauan Cayman

Di Indonesia mungkin nama Dolar masih begitu akrab. Mungkin sebagian besar justru menganggap mata uang Dolar memiliki tukar tertinggi. Ternyata tidak begitu faktanya.

Nilai tukar Dolar Amerika masih kalah dengan Dolar Kepulauan Cayman. Soalnya, untuk satu Dolar Kepulauan Cayman itu sama dengan Rp17.027. Sedangkan USD berada di bawahnya.

8. Euro

Ketika menyimak berita sepak bola, mungkin kamu sering mendengar nama mata uang ini. Berdasarkan statistiknya, mata uang Euro memang yang paling banyak diperdagangkan di ranah dunia, khususnya di kawasan Eropa. Untuk satu Euro itu setara dengan Rp16.087.

9. Franc Swiss

Rupanya, cukup banyak para investor yang mengamankan dana mereka di negara Swiss. Daya minat tersebut berhasil mempertahankan stabilitas ekonomi di Swiss.

Bahkan mampu membuat negara ini tampak lebih kuat dibanding negara Eropa lain. Untuk satu Franc Swiss itu setara dengan Rp14.347.

Nah, sudah tahu kan berapa nilai mata uang di 9 negara itu? Sekarang terserah Anda, mana di antara kesembilan mata uang tersebut yang paling Anda minati.

Yang jelas, apapun jenis investasi yang Anda pilih, semua bisa mendatangkan untung besar, kalau Anda benar-benar mengetahui “cara mainnya”.

*****

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin