Masjid SMRS Batam Gelar Tablig Akbar 20 September, Pemko Siapkan 50.000 Nasi Kotak

103
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninjau Masjid SMRS Batam di Tanjunguncang, Kamis (5/9/19). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Masjid SMRS (Sultan Mahmud Riayat Syah) atau Masjid Agung II Batam akan dibuka untuk umum pada 20 September 2019. Pembukaan itu diisi dengan acara tabligh akbar dengan penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS).

Tabligh akbar tersebut sempena peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1441 Hijriah. Kegiatan ini diyakini bakal menyedot ribuan umat Muslim di Batam dan sekitarnya lantaran bertepatan dengan salat Jumat perdana di masjid tersebut.

Bahkan, panitia juga sudah menyiapkan sambutan untuk ratusan wisatawan mancanegara (wisman) terutama dari Malaysia dan Singapura yang rencananya akan ikut hadir di acara pembukaan masjid. Pasalnya, selain UAS, panitia juga mengundang penceramah asal negara Malaysia, Datok Kazim Elias.

Baca Juga : Masjid Raya Batam II Bisa Tampung 24.536 Jemaah, Terbesar di Sumatera

“Kita akan mulai acaranya pukul 08.00 WIB sampai selesai salat Jumat. Insyaallah itu salat Jumat perdana di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat meninjau ke lokasi masjid di kawasan Tanjunguncang, Batam, Kamis (5/9/19).

Rudi mengundang seluruh umat muslim di Batam dan sekitarnya untuk hadir pada tabligh akbar itu. Ia memastikan, Pemko Batam sudah menyiapkan konsumsi untuk masyarakat yang hadir.

“Silakan hadir, tidak ada batasan. Semakin ramai semakin bagus. Pemko Batam akan menyiapkan makan siang sekitar 50 ribu nasi kotak,” kata Rudi.

Ia menegaskan, untuk konsumsi masyarakat akan dikoordinasikan dengan masing-masing kecamatan di Batam.

“Sekali lagi, saya mengundang semua saudara-saudara saya umat Muslim untuk hadir di acara tabligh akbar 20 September 2019 di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah,” ujarnya.

Pada acara tabligh akbar nanti, Rudi mengimbau jamaah hadir dengan mengenakan pakaian muslim serba putih. Dan diminta untuk tidak membawa makanan maupun minuman berwarna.

“Kenapa tidak boleh bawa minuman berwarna, karena takutnya nanti tumpah. Sementara marmernya itu tidak boleh kena yang berwarna. Takut marmernya jadi warna,” kata dia.

Saat peninjauan tersebut, Rudi juga sempat mengetes pengeras suara yang ada di masjid, lampu penerangan, dan air di tempat wudhu.

“Yang baru masuk itu listrik. Kalau air sudah lama. Airnya itu naik dulu ke tangki yang di atas baru dialirkan ke bawah. Penyelesaian yang lain tanggal 10 September. Menara juga bisa dimasuki tanggal 10 nanti,” ujar mantan anggota DPRD Batam ini.

Rudi menjelaskan, sedianya pada 20 September nanti juga akan dilaksanakan acara peresmian Masjid SMRS. Namun, setelah dilakukan pengecekan dan pembahasan bersama Forum Koordinasi Perangkat Daerah, peresmian diputuskan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

“Minggu lalu juga sudah kita cek kesiapan. Berdasar pertimbangan bersama, peresmian diputuskan ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” katanya.

“Tapi tanggal 20, 21, 22 September tetap sudah kita buka untuk umum,” sambung Rudi.

Maket Masjid Agung II Batam

Masjid Agung II Batam berlokasi di Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Masjid ini akan menjadi ikon baru bidang keagamaan di Batam setelah Masjid Agung Batam di kawasan Batam Centre yang sudah lebih dulu berdiri.

Masjid ini dikerjakan dengan anggaran tahun jamak atau multiyears, sejak APBD 2017. Total anggaran yang disiapkan Pemko Batam untuk membangun masjid ini sekitar Rp243 miliar.

Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah ini memiliki payung membran yaitu penutup bagian pelantar masjid. Berbentuk persegi berukuran 25×25 meter, payung ini disebut-sebut mirip dengan yang ada di Masjid Nabawi Madinah.

Baca Juga : Ribuan Wisman Akan Hadir di Peresmian Masjid Raya Batam II

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 41.422 meter persegi ini memiliki luas bangunan mencapai 57.144 meter persegi. Ruang salat utama yang seluas 3.969 meter persegi mampu menampung jamaah hingga 5.555 orang.

Sedangkan total daya tampung masjid sebanyak 24.536 jemaah. Adapun lahan parkir yang disediakan dapat menampung 308 mobil dan 331 motor di rubanah, serta 10 bus, 105 mobil, dan 107 motor di halaman masjid

Dengan kondisi tersebut, Masjid Agung II Batam dianggap sebagai masjid terbesar di wilayah Sumatera.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini