Home Kepulauan Riau Batam

Marlin Minta Pendidik Ajari Anak PAUD Bersosialisasi

27
Bunda PAUD Batam Marlin Agustina menyerahkan bingkisan dan Kartu Identitas Anak dalam kunjungannya di TK Negeri Pembina I, Sekupang, Selasa (21/7/20). (F: Istimewa)

Barakata.id- Bunda PAUD Batam Marlin Agustina Rudi meminta para pendidik anak usia dini untuk mengajari anak bersosialisasi dan mengembangkan karakter. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi TK Negeri Pembina I, Sekupang, Selasa (21/7/20).

Ketua Tim Penggerak PKK Batam ini turun langsung ke sekolah-sekolah PAUD dan TK untuk melihat kondisi sekolah dan kendala pendidikan yang ada. Kegiatan tersebut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Batam. Pada kesempatan itu Marlin juga menampung keluhan-keluhan pendidik untuk nanti disampaikan ke pihak terkait.

“Batam punya 6 TK Negeri yang tersebar di 9 kecamatan, tadi Ibu kepala sekolah bilang masih banyak lahan kosong. Nanti kita surati Wali Kota Batam utnuk jadi perhatian,” ujarnya.

Baca Juga:
Marlin Agustina Rudi Semangati Seniman dan Pelaku Pariwisata Batam Lawan Corona

Kepada para guru, Marlin berpesan agar tak memaksa anak-anak untuk mahir membaca, berhitung dan menulis. Sebab yang paling penting di usia mereka adalah diajarkan bersosialisasi, berbagi, toleransi, pengembangan karakter dan ilmu agama.

“Saya minta kepada guru-guru untuk lebih menfajar anak-anak bersosialisasi lewat permainan, nyanyi, menggambar. Jangan dipaksa harus bisa baca. Nanti anak-anak bisa stres dan trauma untuk sekolah,” pesannya.

Marlin juga berpesan agar ketika sudah diperbolehkan pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan tetap diberlakukan. Di depan kelas harus ada tempat cuci tangan. Suhu tubuh anak-anak pun harus dicek secara berkala.

Baca Juga:
Tahun Ajaran Baru, Selain di Zona Hijau, Siswa Tetap Belajar di Rumah

Kepala TK Negeri Pembina 1 Sekupang, Halimah mengatakan, saat ini pembelajaran memang belum dilakukan secara tatap muka. Anak-anak yang dihadirkan merupakan siswa tahun ajaran baru yang telah diterima di sekolah tersebut.

“Anak-anak ini nantinya masih mengikuti proses belajar mengajar online. Sampai ada arahan dari dinas,” ujarnya.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin