Home Kepulauan Riau Mantap, Zona Hijau Covid-19 di Batam Bertambah

Mantap, Zona Hijau Covid-19 di Batam Bertambah

43
Zona Hijau Covid-19 Batam
Kecamatan di Batam yang berstatus zona hijau Covid-19 bertambah satu. (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Kecamatan dengan status zona hijau Covid-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bertambah. Dari 12 kecamatan, kini ada empat kecamatan yang dinyatakan berstatus zona hijau atau nol kasus warga positif virus corona.

Setelah tiga wilayah hinterland yakni Bulang, Galang dan Belakangpadang, pada Kamis (25/2/21) menyusul Kecamatan Batuampar yang menyandang status zona hijau Covid-19 di Batam. Sebelumnya, Batuampar masuk dalam kategori zona kuning.

Bertambahnya zona hijau menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 di Batam semakin membaik. Sementara itu, 7 kecamatan lain masih berstatus zona kuning.

BACA JUGA :

Adapun zona merah tersisa satu yakni Kecamatan Batam Kota dengan jumlah kasus yang masih dirawat sebanyak 23 orang.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyambut baik perkembangan ini. Menurut dia, capaian tersebut tak lepas dari kerja bersama semua pihak.

Amsakar berharap agar upaya penanganan Covid-19 terus dilakukan sehingga Batam benar-benar bebas dari Covid-19.

“Perkembangan yang baik ini artinya peran kita berdampak positif, mari tingkatkan lagi protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu,” katanya di Batam, Kamis (25/2/21).

Cegah penyebaran dengan Kampung Tangguh

Amsakar menyebutkan salah satu program yang digalakkan di Batam guna menekan penyebaran Covid-19 adalah Kampung Tangguh oleh TNI-Polri. Kampung Tangguh merupakan program pencegahan Covid-19 berbasis masyarakat.

“Bagusnya penanganan Covid-19 salah satunya merupakan kontribusi program kampung tangguh ini. Saya sampaikan terimakasih banyak kepada TNI-Polri,” katanya.

Amsakar pun mengapresiasi para tenaga medis, baik dokter hingga perawat yang sejak awal telah bertungkus lumus menangangi pandemi ini.

“Sehingga hari ini tingkat kesembuhan semakin tinggi sementara jumlah yang terpapar semakin dapat ditekan,” katanya.

BACA JUGA :

Meski demikian, Amsakar berharap semua pihak tidak cepat berpuas diri. Kerja bersama menangani pandemi ini masih terus diperlukan hingga Batam benar-benar terbebas dari penyakit yang disebabkan coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV).

“Sembari program vaksinasi dilakukan sekarang, mari tetap terapkan prokes pencegahan Covid-19 dalam keseharian kita,” harapnya.

Merujuk pada data laporan harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, dari total 5.864 kasus, telah dinyatakan sembuh sebanyak 5.632 orang, dengan kata lain tingkat kesembuhan mencapai 96,044 persen.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement
SebelumnyaSelama Januari 2021, Dit Narkoba Polda DIY Menangani 25 Kasus, dari Sabu hingga Pil Tramadol Hcl
SelanjutnyaProyek Rp60 M Rampung, Dermaga II Pelabuhan Telaga Punggur Batam Siap Pakai