Mahasiswa Makassar Kritis Terlindas Barracuda Saat Demo

60
Aksi mahasiswa menolak revisi UU KPK di Makassar. (F: Instagram)

Barakata.id, Makassar – Dicky Wahyudi (20), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos), Makassar Kritis setelah terlindas mobil taktis polisi jenis Barracuda saat aksi menolak UU KPK, Jumat (27/9/19) malam. Saat ini Dicky dirawat di RS Ibnu Sina Makassar.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unibos, Ewaldo Aziz yang ditemui di RS Ibnu Sina mengatakan, kejadiannya terjadi jelang maghrib.

Baca Juga : Ananda Badudu Diciduk Polisi karena Galang Dana untuk Demo Mahasiswa

Saat itu Dicky juga ikut aksi menolak RUU KPK dan memprotes tindak refresif kepolisian. Polisi memukul mundur massa hingga depan Mal Nipah dan saat itulah Dicky tertabrak.

“Informasi yang kami peroleh, dadanya remuk. Juga terlihat wajahnya memar,” tutur Ewaldo Aziz dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (28/9/19).

“Kejadiannya sekitar jam 8 (malam) saat aksi. Aparat kepolisian berusaha membubarkan dengan mengeluarkan gas air mata, lalu mahasiswa berhamburan. Kronologinya Dicky berlari di tengah jalanan, dia terpeleset lalu baraccuda mengantam dari tengah jalanan. Dicky langsung masuk ke kolong mobil polisi,” tambah rekan korban, Rahul seperti dilansir Detik.com

Peristiwa terjadi di Jalan Urip Sumahardjo Makassar, Sulawesi Selatan saat aparat kepolisian hendak membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa. Saat itu barracuda melaju dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga menabrak Dicky. Dicky pun jatuh hingga masuk ke kolong mobil.

Korban dievakuasi setelah salah satu rekannya memberitahukan hal itu kepada polisi yang membawa kendaraan taktis. Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Setelah itu mobil baraccuda mundur ada mahasiswa yang mengambil Dicky dibawa lari ke rumah sakit,” kata Rahul.

Akibat peristiwa itu, korban harus menjalani perawatan medis. Dicky disebutkan harus menjalani operasi akibat luka dalam yang dialaminya.

“Lukanya ada di dada, luka dalam, memar pada mata , dengan tangannya,” ujarnya.

Rahul menegaskan korban tidak ditabrak dan dilindas kendaraan polisi, melainkan terjatuh di jalan hingga masuk ke kolong barracuda.

“(Korban) berlari karena gas air mata yang sempat dihambur polisi, dia terpeleset saya lihat video dia terpeleset karena licin jalanan,” jelas Rahul

Tidak sengaja

Sementara, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan membantah ada unsur kesengajaan melakukan penabrakan mahasiswa dengan kendaraan taktis Barracuda saat demonstrasi pada Jumat (27/9/19).

“Kendaraan taktis tidak sedang mengejar. Hanya melakukan upaya pendesakan agar para pengunjuk rasa mundur. Tidak digilas, ditabrak saja dengan luka di bagian dada karena terbentur bukan karena digilas,” kata Kapolda Sulsel, Mas Guntur Laupe, Sabtu (28/9/19) dikutip dari CNN Indonesia.

Mas Guntur diketahui menjenguk Dicky Wahyudi, mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Bosowa di RS Ibnu Sina.

Baca Juga : Aktivis Jurnalis Sexy Killers Dandhy Dwi Laksono Ditangkap

Mas Guntur menjelaskan, semalam ada dua orang laki-laki yang tertabrak mobil polisi saat dilakukan upaya pendesakan massa.

Korbannya, kata dia, ada dua. Satu driver ojek online tapi hanya lecet dan saat ini sudah keluar dari rumah sakit.

“Yang satu lagi, Dicky, mahasiswa Unibos,” ujarnya.

“Jadi tidak ada kesengajaan. Makanya dikasi lampu, sirine, rotater dengan harapan pengunjuk rasa mundur,” sambu dia.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini