Beranda Kepulauan Riau

Lowongan Kerja, Pemko Batam Butuh 60 Arsitek

482
1
DPRD Batam
Kantor Pemko Batam yang berdampingan dengan Dataran Engku Putri, Batam Centre.
DPRD Batam

Batam – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) saat ini sedang sibuk membangun dan membenahi infrastruktur di kota itu. Supaya kegiatan pembangunan lancar dan memuaskan, pemerintah setempat akan membuka lowongan pekerjaan untuk sedikitnya 60 arsitek.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, puluhan arsitek tersebut diperlukan untuk mengisi berbagai posisi perencanaan pembangunan. Kota Batam, kata Rudi, membutuhkan arsitek-arsitek baru yang lebih segar untuk regenerasi.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Menurut Rudi, regenerasi arsitek di Kota Batam sudah terputus dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu disebabkan pensiunnya beberapa tenaga ahli.

Sementara di sisi lain, pemerintah tidak pernah membuka penerimaan pekerjaan untuk posisi arsitektur dalam formasi proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Ini penting untuk regenerasi. Kalau tidak segera diisi, kita khawatir ke depan tidak ada lagi tenaga arsitek di Pemko Batam,” ujarnya akhir pekan lalu.

Baca Juga : Pasar Properti Batam Diyakini Melaju Usai Lebaran

Rudi menegaskan, untuk merancang pembangunan infrastruktur kota yang sejak beberapa tahun terakhir sedang digalakkan, Pemko Batam sangat membutuhkan tenaga arsitek.

Dengan adanya tenaga yang ahli di bidang rancang bangun, diharapkan kegiatan pembangunan infrastruktur di kota yang berbatasan dengan negara Singapura itu bisa lebih berkualitas.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Mulai tahun ini, lanjut Rudi, Pemko Batam berusaha meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah tenaga arsitek, melalui jalur penerimaan CPNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Saya inginnya setiap tahun ada penambahan minimal 10 orang arsitek,” ujar mantan anggota DPRD Batam ini.

Baca Juga : Ratusan Anak di Batam Tak Diterima di Semua Sekolah

Rudi mengatakan, selain arsitek, Pemko Batam juga masih akan membuka penerimaan tenaga PPPK untuk guru dan tenaga kesehatan. Jumlah yang dibutuhkan pun tidak sedikit, mencapai 3.000 orang.

Saat ini, posisi guru dan tenaga kesehatan di Pemko Batam masih banyak diisi oleh pegawai honor.

“Kebutuhan untuk tenaga guru dan kesehatan sekitar 3.000 orang. Dua ribu untuk guru dan seribu untuk kesehatan,” katanya.

*****

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.