Home Kepulauan Riau Bintan

Lis Darmansyah: Waduk Gesek Harus Segera Dinormalisasi

34
Lis Darmansyah
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah (kanan) meninjau Waduk Gesek di Bintan, Senin (11/5/20). Lis meminta waduk itu segera dilakukan normalisasi karena terus mengalami pendangkalan. (F: barakata.id/istimewa)

Barakata.id, Bintan – Waduk Gesek di Kabupaten Bintan terus mengalami pendangkalan. Jika sebelumnya kedalaman air bisa mencapai empat meter lebih, saat ini paling dalam hanya dua meter.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirta Kepri, Mamat S.Sos mengatakan, pendangkalan Waduk Gesek harus menjadi perhatian karena ini menyangkut ketersediaan air bersih di Pulau Bintan.

Baca Juga :
DPRD Kepri Ingatkan Penggunaan Anggaran Covid-19 Transparan dan Akuntabel

“Sekarang paling dalam hanya dua meter saja dan semestinya waduk dapat menyalurkan air 100 liter per detik, namun sekarang hanya mampu menyalurkan 60 liter per detik,” kata Mamat saat mendampingi anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah yang meninjau Waduk Gesek di Bintan, Senin (11/5/20).

Lis Darmansyah
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah meninjau Waduk Gesek di Bintan, Senin (11/5/20). (F: barakata.id/istimewa)

Menanggapi hal itu, Lis Darmansyah mengatakan, normalisasi waduk yang dibangun pada tahun 2012 – 2013 ini harus segera dilakukan. Hal tersebut dijelaskannya sebagai upaya antisipasi atau pencegahan terjadinya krisis air di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

“Selain normalisasi, harus juga dilakukan penjagaan agar tidak sembarangan orang bisa masuk karena waduk ini merupakan objek vital yang memenuhi kebutuhan air bersih orang banyak,” ujar legislator PDI Perjuangan ini.

Waduk Gesek
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah meninjau Waduk Gesek di Bintan yang mengalami pendangkalan, Senin (11/5/20). (F: barakata.id/istimewa)

Selain itu, lanjut Lis, pemeliharaan juga sangat diperlukan. Kualitas air baku yang dihasilkan Waduk Gesek yang saat ini memiliki luas mencapai 20 hektar ini perlu dijaga karena merupakan sumber air yang dikonsumsi oleh masyarakat. Pemeliharaan dan normalisasi dijelaskannya bisa berbentuk perluasan wilayah waduk.

“Perluasan waduk ini dimaksudkan untuk menambah tampungan air waduk karena kebutuhan akan air bersih semakin bertambah seiring bertambahnya penduduk,” kata dia.

Baca Juga :
Komisi III DPRD Kepri Minta PLN Batam Ringankan Beban Warga Saat Corona

Lis mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan pendangkalan di waduk Gesek yaitu tanah di hulu sungai ikut terbawa arus air akibat kurang lebatnya pohon dan tumbuhan di hulu sungai.

“Selain itu tumbuhnya tanaman air yang lebat di dasar waduk yang membuat waduk di gesek semakin dangkal,” imbuhnya.

*****

Penulis : Erha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin