Home Kepulauan Riau Batam

KRI Semarang Jadi Rumah Sakit, Rawat Pasien Corona di Laut Kepri

23
KRI Semarang
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin meninjau kesiapan KRI Semarang yang akan membantu penanganan Covid-19 dan keamanan di wilayah laut Kepri, (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Batam – KRI Semarang difungsikan sebagai rumah sakit di atas laut dengan fasilitas ruang isolasi. Kapal perang TNI AL itu akan membantu perawatan pasien corona di laut wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

KRI Semarang sudah sandar di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam sejak Kamis (8/10/20). Selain membantu penanganan Covid-19, KRI Semarang juga siap membantu keamanan laut selama pelaksanaan Pilkada 2020 di Kepri.

Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Yaya Sofian mengatakan, KRI Semarang memiliki fasilitas ruang isolasi untuk membantu merawat pasien Covid-19. Ia mengatakan, kapal pernag ini sudah terlibat dalam membantu penanganan Covid-19 di atas laut.

Baca Juga :

Menurut Yaya, kehadiran KRI Semarang di wilayah Kepri sebagai bukti loyalitas TNI kepada negara. Bukan hanya untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tapi juga dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sebelumnya, kapal perang ini juga telah terlibat dalam kegiatan pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari negara tetangga ke sejumlah daerah di Indonesia melalui Kepri.

“TNI AL siap bersiniergi membantu tugas-tugas pemerintah pusat maupun daerah di tengah pandemi Covid-19. Keyakinan itu yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya saat menerima kunjungan Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin di atas KRI Semarang.

“Intinya, kami selalu siap untuk mengamankan perairan Kepri,” tegasnya.

Baca Juga :

Di tempat yang sama, Bahtiar mengatakan, kunjungannya ke KRI Semarang untuk berdiskusi dan melihat kesiapan Guskamla dalam membantu dua agenda penting yaitu soal penanganan Covid-19 dan Pilkada Kepri.

“Kapal ini juga sudah berfungsi juga menjadi rumah sakit di laut. Satu-satunya milik TNI AL. Kami yakin dengan kesiapan Guskamla, karena memiliki loyalitas kuat kepada negara. Termasuk saat dibutuhkan untuk penanganan Covid,” kata Bahtiar.

Ia juga menyebutkan bahwa aspek keamanan sangat penting menjelang hari pencoblosan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 nanti.

“Untuk langkah antisipasi awal atas pergerakan-pergerakan sebagai deteksi awal, yang berpotensi mengganggu keamanan laut,” katanya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin