Home Nusantara Korlantas Polri Dirikan 333 Titik Penyekatan dari Bali – Lampung, Masih Mau...

Korlantas Polri Dirikan 333 Titik Penyekatan dari Bali – Lampung, Masih Mau Nekat Mudik?

4
Kakorlantas
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono terus melakukan sosialisasi Operasi Keselamatan 2021 kepada masyarakat agar tidak mudik tahun ini. F: Barakata.id / humas Polri
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Keselamatan sejak 12 hingga 25 April mendatang. Operasi Keselamatan ini dalam rangka sosialisasi peniadaan mudik lebaran 2021.

“Operasi Keselamatan menyasar masyarakat agar mereka mengurungkan niat mudik lebaran. Diharapkan sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono.

Irjen Pol Istiono mengatakan, Operasi Keselamatan salah satunya untuk sosialisasi terkait peniadaan mudik dan pihaknya akan gencar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik, baik sebelum, ketika peniadaan mudik dimulai atau sesudahnya.

Baca juga:

Jenderal Bintang Dua ini mengungkapkan, Operasi Keselamatan merupakan bentuk keseriusan Korlantas agar tidak ada masyarakat mudik Lebaran. Selain itu, Korlantas akan mendirikan 333 titik penyekatan dari Bali hingga Lampung.

“Kita juga sosialisasi titik-titik penyekatan. Ini kita berita tahu supaya masyarakat bisa memahami tidak ada celah untuk lolos dari penyekatan peniadaan mudik,” jelas Kakorlantas seperti di kutip dari laman resmi Polri, Minggu (18/4/2021).

Baca juga:

Irjen Pol Istiono menyebut penindakan peniadaan mudik akan dimulai 6 hingga 17 Mei 2021. Ia memastikan jajarannya akan siaga 24 jam untuk memastikan tidak ada pemudik yang lolos dari pos penyekatan.

“Kami pastikan tidak ada yang bisa lolos. Anggota berjaga 24 jam, ada 3 shift. Kami ingin masyarakat sadar bahwa tujuan peniadaan mudik untuk kebaikan bersama dalam memutus rantai penyebaran COVID-19,” terang Kakorlantas Polri.

*****

Editor: Ali Mhd

Advertisement
SebelumnyaJumlah Penumpang Kapal di Batam Mengalami Penurunan, Apa Pasal?
SelanjutnyaWali Kota Blitar Bantu 43 Warga Untuk Pembuatan Sertifikat Tanah Eigendom