Korban Meninggal Terbakarnya KM Sembilang Jadi 3 Orang

65
Petugas menemukan dua korban meninggal akibat terbakarnya KM Sembilang di Meral, Karimun, Kepri, Rabu (31/7/19). (F: barakata.id/Istimewa)

Karimun – Jumlah korban yang meninggal dunia akibat terbakarnya kapal KM Sembilang di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) bertambah menjadi tiga orang. Sementara jumlah korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit ada 9 orang.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya mengatakan, ketiga korban yang meninggal adalah pekerja yang ikut memperbaiki kapal Roro tersebut, Rabu (31/7/19) siang. Dua korban ditemukan tak bernyawa di atas kapal sedang satu orang menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Tuah Bhakti (RSBT) Karimun.

Korban meninggal yang sudah teridentifikasi adalah Surja, usia 26 tahun, warga Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Karimun.

Surja merupakan pekerja PT Karimun Marine Shipyard (KMS), yang ikut mengerjakan tugas perbaikan KM Sembilang di Parit Rampak, Meral, Karimun. Ia sempat menjalani perawatan di RSBT.

Namun, luka-luka yang dialaminya termasuk luka bakar cukup serius.

Adapun dua korban lain diketahui bernama Hendri dan Mudai. Identitas lengkap kedua korban masih ditelusuri.

“Korban meninggal dunia ada tiga orang. Dua orang ditemukan di atas kapal, dan satu orang lagi sempat dirawat di RSBT,” kata Hengky, Rabu sore.

Ia mengatakan, api yang membakar KM Sembilang sudah dipadamkan keseluruhan sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk mencari penyebab kebakaran.

Lokasi terbakar dan meledaknya Kapal Roro KM Sembilang di PT KMS Karimun, Kepri, Rabu (31/7/19). (F: barakata.id/Abdul Gani)

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Sembilang yang sedang diperbaiki di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS) meledak, Rabu (31/7/19) sekira pukul 09.40 WIB. Akibatnya, ada belasan orang terluka dan beberapa di antaranya dalam keadaan kritis.

Informasi di lapangan, para korban kebanyakan bekerja di bagian ramdoor. Saat ledakan terjadi, mereka terpental beberapa meter dari lokasi kapal.

Seorang pekerja PT KMS mengatakan, saat mereka sedang melakukan pemotongan besi di lantai tempat penumpang, ada asap yang mengepul. Diduga, asap itu berasal dari bagian mesin di bawahnya.

“Kemungkinan api bersumber dari bagian mesin atau di belakang kapal. Mungkin masih ada minyaknya dan terkena percikan saat proses pemotongan besi,” kata pekerja yang minta namanya tidak disebut itu.

Kemudian, terdengar ledakan yang sangat keras. Api pun terlihat semakin membesar dan membakar hampir seluruh kapal.

Baca Juga : Kapal Roro Meledak di Karimun, 10 Orang Terluka, 2 Kritis

Informasi lain menyebutkan, KM Sembilang sudah masuk ke PT KMS yang berlokasi di Parit Rampak, Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, Karimun itu sekitar dua pekan lalu. Ada sekitar 20 orang yang ditugaskan mengerjakan peebaikan kapal penyeberangan lintas pulau tersebut.

Berikut nama-nama korban meninggal dan luka-luka yang dikeluarkan kepolisian setempat:

Korban meninggal:
1. Surja
2. Hendri
3. Mudai

Korban luka-luka
1. M Arsyad dirawat di RSUD Karimun
2. Firman dirawat di RSUD
3. Safrudin dirawat di RSUD
4. Sodikun dirawat di RSBT Karimun
5. Agung dirawat di RSBT Karimun
6. Mardanis dirawat di RSBT Karimun
7. M Nur dirawat di RSBT Karimun
8. Rahman dirawat di RSBT Karimun
9. Deri, rawat luar

*****

Reporter : Abdul Gani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini