Home Kepulauan Riau Natuna

Komisi II DPRD Natuna Kunjungi Kementerian KKP RI

35
DPRD Natuna
Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki menerima cinderamata dari Kasubdit Kelembagaan dan Perlindungan Nelayan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Mahrus, Jakarta, Rabu (11/3/20). (F: Istimewa)

Barakata.id, Natuna – Komisi II DPRD Kabupaten Natuna melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Rabu (11/3/20). Kunker itu diikuti Ketua Komisi II, Marzuki dan didampingi oleh sejumlah anggota Komisi II seperti Hendri FN, Eryandi dan Azi.

Kedatangan Komisi II DPRD Natuna ini disambut oleh Kasubdit Kelembagaan dan Perlindungan Nelayan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Mahrus, Kasubdit Harmonisasi dan Pemantauan Perizinan Nelayan, Mochammad Idnillah.

Baca Juga :
Ngesti Yuni: Mahasiswa Punya Peran Penting Majukan Natuna

Marzuki menyebutkan, kunjungan ke Kantor KKP RI tersebut merupakan langkah dan sebagai penyambung lidah masyarakat untuk kesejahteraan nelayan di Kabupaten Natuna.

Selain itu, kata Marzuki, kunjungan ini juga untuk menyampaikan beberapa aspirasi nelayan yang ada di Natuna. Di antaranya tentang keberadaan kapal nelayan pantura Jawa yang mempergunakan alat cantrang.

“Kami juga meminta kepada Kementerian KP untuk bisa memberikan pengawasan yang ketat tentang wilayah operasi nelayan pantura agar tidak menjadi perselisihan dengan nelayan tempatan,” katanya, kemarin.

Selain itu, juga meminta kepada Kementrian KP untuk bisa memberdayakan SKPT Selat lampa, sebagai pendaratan ikan dari nelayan-nelayan yang menangkap ikan diperairan Natuna Utara.

Dari hasil dari pertemuan tersebut, lanjut Marzuki, pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa nelayan Pantura yang masuk ke perairan Natuna itu merupakan inisiasi yang diusung oleh Menkopolhukam.

“Hal ini untuk menjaga kedaulatan NKRI di ujung Utara Indonesia,” kata Marzuki.

DPRD Natuna
Marzuki (kiri) dan didampingi oleh sejumlah anggota Komisi II DPRD Natuna seperti Hendri FN, Azi dan Eryandi saat kunker ke Kantor KKP, Jakarta, Rabu (11/3/20). (F: Istimewa?)

Selanjutnya, pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan, tambah Marzuki, juga menegaskan terkait nelayan Pantura, pihak kementrian akan terus mengawasi zona operasional mereka.

“Sehingga nantinya tidak merugikan nelayan lokal,” kata Marzuki.

Disebutkan Marzuki, pihak KKP juga menyampaikan bahwa SKPT Selat Lampa yang saat ini belum berjalan dengan optimal.

“Jadi terkait pemberdayaan SKPT Selat Lampa, Kementerian Kelautan berjanji akan membenahi. Sehingga SKPT Selat Lampa, nantinya akan menjadi pasar lelang ikan dan mampu sebagai sumber PAD Kabupaten Natuna,” sebut Marzuki.

*****

Penulis : Edi Zamri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin