Home Warta Nusantara

Kita Harus Yakin Bisa Lewati Pandemi Corona

31
Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Barakata.id, Batam – Masyarakat Indonesia harus yakin bahwa bangsa ini bisa melewati pandemi corona. Untuk mempercepatnya, adalah dengan selalu mengedepankan jiwa gotong royong dan tenggang rasa.

“Kami yakin bangsa yang dijiwai gotong royong dan tenggang rasa akan mampu melewati cobaan ini. Yakinlah kita pasti bisa dan mampu dengan semangat gotong royong dan bersatu,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana disiarkan akun YouTube BNPB Indonesia di Jakarta, Selasa (21/4/20).

Yuri mengatakan, saling tenggang rasa diperlukan untuk menghadapi pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19. Saling menghargai dan mendukung adalah kunci keberhasilan membendung serangan virus ini.

Baca Juga :
Pasien Sembuh Corona di Indonesia, Mulai 15-21 April 2020

Ia juga meminta masyarakat untuk membantu mereka yang harus melakukan isolasi diri serta tidak melakukan diskriminasi kepada pasien corona.

“Mari gotong royong dan bersatu melawan Covid-19 mulai dari keluarga, RT, dan desa. Tetap tinggal di rumah dan tetap produktif,” kata dia.

Untuk mencegah penularan virus corona, Yuri meminta masyarakat untuk memastikan diri dan keluarga tidak tertular dan memastikan yang mungkin sudah tertular tidak menulari.

“Mari kita sebarluaskan dan laksanakan pemakaian masker. Maskerku melindungimu dan maskermu melindungiku,” ujarnya.

Baca Juga :
Nekat Mudik? Siap-Siap Didenda, Bahkan Dikurung

Masyarakat rentan, terutama lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit kronis, harus dilindungi sehingga tidak tertular virus ini. Menurutnya, jika kelompok rentan ini terinfeksi corona, dapat berakibat fatal.

Cara memutus rantai penularan corona

Menurut Yuri, upaya mengatasi Covid-19 dilakukan dengan memutus rantai penularan, yaitu dengan menemukan orang-orang yang terinfeksi untuk diobati dan diisolasi.

“Langkah untuk menemukan sumber penularan dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memantau orang yang memiliki riwayat bepergian di daerah episenter dan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi,” kata dia.

Yuri mengimbau orang-orang yang berasal atau pernah bepergian dari daerah episenter Covid-19 untuk sadar diri. Meskipun tidak ada gejala atau keluhan, sebaiknya tetap melakukan isolasi diri selama 14 hari, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Baca Juga :
4 Daerah di Kepri Didorong Terapkan PSBB Serentak

Menurut dia, semua orang berpotensi membawa virus corona penyebab Covid-19 meskipun tanpa gejala atau keluhan apa pun. Karena itu, menggunakan masker dan menjaga jarak merupakan salah satu cara penting untuk mencegah penularan.

“Cara kedua dengan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi. Tingkat keberhasilannya bergantung dari peran serta masyarakat, mulai dari RT/RW, desa, kelurahan, kecamatan, hingga dinas kesehatan dibantu aparat setempat,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan yang terarah untuk penanganan Covid-19. Salah satunya dengan menyiagakan pemerintahan tingkat desa untuk menjadi benteng pencegahan penularan corona yang mandiri.

Baca Juga :
Dua Pasien Positif Corona di Tanjungpinang Sembuh

Yuri pun kembali mengingatkan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, yaitu dengan tetap tinggal di rumah. Pasalnya, menurut dia, kita tidak tahu siapa saja yang menjadi pembawa virus.

“Ada yang membawa virus tanpa ada gejala atau gangguan. Bila memang terpaksa keluar rumah, gunakan masker dan batasi waktu di luar rumah. Hindari kerumunan dan jangan naik kendaraan umum yang penuh sesak,” katanya.

Bila memang terpaksa keluar rumah untuk membeli makanan, Yuri menyarankan untuk membeli makanan dan memakannya di rumah, bukan di tempat orang berjualan.

“Lebih baik pakai jasa pengantaran sehingga tidak perlu keluar rumah untuk membeli makan,” pungkasnya.

*****

Editor : Yuri B Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin