Home Gaya Perempuan 5 Kisah Perempuan-perempuan Pertama Indonesia yang Ahli di Bidangnya

5 Kisah Perempuan-perempuan Pertama Indonesia yang Ahli di Bidangnya

"Untuk semua anak perempuan yang sedang menyaksikan ini, jangan pernah ragu bahwa kalian sangat berharga dan kuat, juga berhak mendapatkan setiap kesempatan dan peluang di dunia ini untuk mengejar dan meraih impian kalian." (Hillary Clinton)

perempuan pertama indonesia yang ahli dibidangnya
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Perempuan – Informasi tentang perempuan sepertinya tiada habisnya, ada saja informasi tentang perempuan di dunia yang hebat dan cukup ahli dalam beberapa bidang sesuai keahlian yang mereka miliki.

Kekaguman akan prestasi-prestasi yang mereka miliki tidak dapat kita lupakan bagaimana kisah dan perjuangan mereka untuk menggapainya.

Mungkin banyak yang belum tahu kalau ternyata ada banyak sosok perempuan yang menduduki jabatan dan profesi penting di Indonesia. Mereka tentunya bukan perempuan sembarangan, sebab tidak mudah untuk meraih posisi mereka saat itu.

Lalu, siapa saja para perempuan itu? Berikut ini 5 ulasan lengkap yang dapat disimak!

1. Roehana Koeddoes – Wartawan Perempuan Pertama

Rohana Koeddoes merupakan perempuan pertama di Indonesia yang berkiprah di bidang jurnalistik. Ia juga rupanya menjadi wartawan perempuan pertama yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo, tepatnya pada November 2019 lalu.

Rohana Koeddoes ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan rapat antara Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dengan Jokowi pada 6 November 2019.

Sosok Rohana ternyata disebut sebagai ‘Kartini dari Sumatera’. Hal ini lantaran dia rutin menuangkan ide-idenya sebagai bentuk kritik sosial. Selain itu, Rohana juga kerap membuat narasi sebagai kritik terhadap kondisi keterbelakangan kaum perempuan.

Kiprah Rohana Koeddoes di bidang jurnalistik tentu tak bisa dipandang sebelah mata. Kala itu, dia turut mengelola salah surat kabar dan membela hak perempuan. Dia lalu mengikuti jejak Tirto Adhi Soerya yang menerbitkan surat kabar perempuan pertama yang bernama Poetri Hindia.

Baca juga : 5 Pemimpin Perempuan dari Berbagai Dunia yang Menginspirasi

2. Maria Ulfah Santoso – Menteri Perempuan Pertama

Maria Ulfah Santoso merupakan perempuan Indonesia pertama yang menjadi anggota kabinet dan menjabat sebagai Menteri. Lahir di Seorang pada 18 Agustus 1911 silam, Maria juga bisa dibilang menjadi salah satu sosok yang memperjuangkan hak perempuan. Terlebih lagi, dia merupakan seorang aktivis.

Sosok Maria Ulfah Santoso bisa dibilang menjadi saksi bagaimana feminisme sudah ada di Indonesia sejak lama. Maria kerap memiliki berbagai pemikiran penting, khususnya bagi perempuan dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Maria Ulfah Santoso adalah sosok perempuan yang pintar, kritis, sekaligus berdaya juang tinggi. Sosoknya memberikan berkontribusi besar terhadap pergerakan nasional bangsa Indonesia.

Maria juga menyumbang kiprah ketika menyambut proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dia bergabung dengan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan sukses memasukkan Pasal 27 UUD 1945 tentang kesetaraan warga negara di dalam hukum tanpa pengecualian.

Baca juga : Bicara Generasi Emas Tanpa Pemberdayaan Perempuan, Nyimas Aliah: Nonsense!

3. Megawati Soekarno Putri – Presiden Perempuan Pertama

Megawati Soekarno Putri merupakan Presiden perempuan pertama di Indonesia.

Megawati Soekarnoputri adalah Presiden kelima yang menjabat pada 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004. Megawati adalah putri dari Presiden Indonesia pertama, Soekarno.

Dia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Sidang Istimewa MPR tersebut diadakan dalam rangka menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar.

Setelah itu, Megawati dilantik sebagai Presiden pada 23 Juli 2001. Sebelumnya, mulai dari tahun 1999–2001, dia menjabat sebagai Wakil Presiden pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Baca juga : Patut Jadi Inspirasi, Karakter Perempuan Tangguh Ini Jadi Pemeran Utama di Drama Korea

4. Pratiwi Pudjilestari Sudarmono – Astronot Perempuan Pertama

Nama Pratiwi Pudjilestari Sudarmono bisa disebut akan selamanya terukir sebagai astronot perempuan pertama di Indonesia. Walaupun terdapat cerita lain sebab ia batal berangkat ke luar angkasa pada 1986, lantaran program pesawat ulang-alik Amerika dihentikan sementara.

Saat itu, pesawat ulang-alik Challenger meledak mendadak dan membuatnya batal melaksanakan tugasnya. Pratiwi adalah ilmuwan yang mewakili Indonesia dalam kerjasama dengan National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga antariksa Amerika Serikat.

Singkat cerita, dia berencana pergi ke luar angkasa dengan pesawat ulang-alik Columbia pada 24 Juni 1986 silam. Hanya saja, misi tersebut harus rela dibatalkan, karena pesawat Challenger meledak pada 28 Januari 1986, dalam waktu 73 detik setelah diluncurkan. Ketika itu, pesawat the sebutbaru berada di ketinggian 15 kilometer.

Baca juga : 5 Strategi Agar Perempuan Cerdas Finansial

5. Puan Maharani – Ketua DPR Perempuan Pertama

Pemilik nama lengkap Puan Maharani Nakshatra Kusyala ini menjabat sebagai Ketua DPR periode 2019-2024. Dia tercatat sebagai ketua DPR perempuan pertama di Indonesia.

Puan juga merupakan putri dari Presiden Indonesia ke-5, Megawati Soekarno Putri dan sekaligus cucu Presiden Indonesia pertama, Soekarno.

Dalam kiprahnya sebagai politisi, Puan sudah memulai pengalamannya di bidang keorganisasian sejak masih muda dulu. Ia diketahui pernah menjadi anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada tahun 2006. Lalu, dia juga pernah menjadi pengurus PDI Perjuangan di bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga pada periode 2010-2015.

Sementara itu, posisi politik dalam pemerintahan tercatat pernah menduduki posisi di Komisi IV DPR tahun 2004 yang membidangi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan. Baru lah pada 2014, Puan ditempatkan di Komisi VI DPR yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha.

Tak hanya itu saja, Puan juga sempat ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 2014-2019.

Terakhir, Puan memilih mundur dari jabatannya di Kabinet Kerja Jokowi karena ia meraih posisi sebagai Ketua DPR RI mewakili PDIP untuk masa jabatan 2019-2024.

Dari 5 Kisah Perempuan-perempuan pertama Indonesia yang ahli pada bidang mereka masing-masing ini mereka menjadi contoh bagi kaum perempuan Indonesia untuk tetap berjuang dan berkarya untuk mencapai mimpi.

SebelumnyaDitpam Batam Cegah Penyelundupan Tokek dan Tanaman Hias
SelanjutnyaZero Stunting Target Bupati Blitar Saat Melantik Penggerak PKK, Apa Alasanya?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin