Home Warta

Kinerja Pelabuhan Sibolga: Trafik Kapal dan Peti Kemas Naik 39 Persen

Pelabuhan Sibolga
GM Pelindo 1 Sibolga, M. Eriansyah menandatangani deklarasi bersama mendorong ekspor dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional di Pelabuhan Sibolga, Sabtu (13/2/21). (F: barakata.id/ist).

Barakata.id, Sibolga – Pelabuhan Sibolga terus menunjukkan kinerja pelayanan kepelabuhan yang memuaskan. Trafik kunjungan kapal dan aktivitas bongkar muat peti kemas sepanjang taun 2020 meningkat cukup siginifikan.

General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga, M Eriansyah mengatakan, sejak pengembangan Pelabuhan Sibolga dirampungkan pada 2019, kinerja pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Sibolga menunjukkan grafik cukup positif, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Ia mengatakan, pada 2020 lalu, kunjungan kapal mencapai 850 call atau naik 39% dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebanyak 611 call.

Baca Juga : Pelindo 1 Sibolga Gelar Ekspor Perdana ke Belgia dan Inggris

“Begitu juga dengan trafik bongkar muat peti kemas, naik 38,4% dari 9,345 TEuS pada 2019 menjadi 12,934 TEuS di tahun 2020,” kata Eriansyah di acara pelepasan kapal ekspor perdana tujuan Belgia dan Inggris di Pelabuhan Sibolga, Sabtu (13/2/21).

Eriansyah menjelaskan, Pelabuhan Sibolga memiliki dermaga Multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 meter dengan panjang tambatan 296 meter sehingga mampu disandari empat kapal sekaligus.

Pelabuhan ini juga dilengkapi dengan lapangan penumpukan seluas 6.000 m2 yang dapat menampung petikemas hingga 18.000 box/tahun atau 20.000 teus/tahun.

Untuk menunjang kualitas dan kecepatan pelayanan bongkar muat, Pelabuhan Sibolga juga didukung dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit Fix Crane.

“Pengembangan Pelabuhan Sibolga ini diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi atau industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara. Diharapkan ini dapat menekan biaya logistik bagi para pengguna jasa,” kata dia.

Dengan terbukanya layanan ekspor di pelabuhan tersebut, Eriansyah berharap akan membawa kapal internasional lainnya melalui pelabuhan ini. Dengan demikian dapat pula mengakomodir kargo-kargo lainnya yang ada di hinterland Sibolga khususnya pantai barat Sumatera Utara.

Eriansyah optimistis dengan sinergi yang baik, ke depannya Pelabuhan Sibolga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nonmigas. Hal ini secara langsung juga akan mendorong kinerja neraca perdagangan dan ekonomi nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pelanggan serta dukungan dari stakeholder sehingga kegiatan (ekspor perdana) ini dapat terlaksana,” kata dia.

Baca Juga : Pelindo 1 Yakin Bisnis Peti Kemas 2021 Tumbuh 10 Persen

Untuk diketahui, hari ini Pelindo 1 Cabang Sibolga melakukan ekspor perdana pengapalan 5.732 meter kubik komoditas plywood milik PT Mujur Timber. Produk tersebut diekspor ke Antwerp (Belgia) dan Tilbury (Inggris) dengan menggunakan kapal MV Beautriumph berbendera Belanda berbobot 5.132 GT dan memiliki panjang 118,4 meter.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Ekspor, Bea Cukai Sibolga, Martua Afrido Sianturi mengatakan, kegiatan ekspor ini dapat membantu pelaku usaha untuk tumbuh sekaligus menghasilkan devisa ekspor. Sekaligus mengurangi defisit neraca perdagangan guna membantu meningkatkan perekonomian negara.

“Sebanyak 2.130 crate plywood dengan volume 5.732 meter kubik dan berat netto 4.159.415 Kgm diekspor melalui Pelabuhan Sibolga. Nilai devisa ekspor yang dihasilkan sebesar 3.089.616,95 US$ atau setara dengan 43,22 miliar,” katanya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin