Home Warta Ekonomi

KINERJA EKSPOR: Pelabuhan Batam Tetap Produktif

34
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar, Batam. Ekspor kepri pada April 2019 ke Singapura mengalami penurunan 52,19 persen dibanding bulan sebelumnya. (F: PELANTAR.ID)

Barakata.id,  TANJUNGPINANG – Kinerja pelabuhan di Batam selama pandemi masih menjadi penopang ekonomi Kepri sepanjang tahun ini. Nilai ekspor perdagangan seluruh pelabuhan di Batam pada Januari-Agustus 2020 tercatat USD5,55 miliar.

Badan Pusat Statisik Kepri mencatat nilai ekspor Provinsi Kepri Januari-Agustus 2020 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar USD3,564 miliar , diikuti Pelabuhan Sekupang USD1,137 miliar, Pelabuhan Kabil/Panau USD854,69 juta, Pelabuhan Tarempa USD712,35 juta , dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun USD623,18 juta.

“Peranan kelima pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Agustus 2020 mencapai 89,24 persen,” tutur Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, Selasa (16/9/2020).

Badan Pusat Statistik mencatat peningkatan ekspor Kepulauan Riau (Kepri) pada Agustus 2020 dibanding Juli 2020 sebesar 0,63 persen yaitu dari USD1,010 miliar menjadi USD1,016 miliar,  dipicu meningkatnya ekspor migas yang mencapai 5,19 persen.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri juga mengalami kenaikan sebesar 1,15 persen, yaitu dari USD1,004 miliar menjadi USD1,016 miliar.

“Kenaikan nilai ekspor Agustus 2020 dibanding Agustus 2019 juga didominasi oleh naiknya ekspor migas yang mencapai sekitar 12,24 persen,” ungkap Agus.

Total ekspor kumulatif Januari-Agustus 2020 Provinsi Kepri adalah sebesar USD7,722. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar 8,60 persen yaitu dari USD8,449 miliar menjadi USD7,722 miliar.

“Turunnya nilai ekspor Januari-Agustus 2020 didominasi oleh turunnya ekspor kumulatif sektor migas sebesar 42,68 persen,” jelas Agus.

Jika ekspor migas selama Agustus 2020 mengalami kenaikan, ekspor nonmigas Agustus 2020 justru sebaliknya, yaitu mengalami penurunan sebesar 0,42 persen dibanding Juli 2020.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar selama Januari-Agustus 2020 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai USD2,428 dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 38,86 persen.

Selama Januari-Agustus 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai USD2.008 miliardengan peranannya sekitar 32,14 persen.

“Di samping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai ISD1,225 miliar dengan peranannya sebesar 83,16 persen,” paparnya. (dra)

Editor: Gunawan

Baca Juga:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin