Home Kepulauan Riau Batam

Khusus Warga Kepri, Masuk Batam Tak Wajib Rapid Test

72
Wali Kota Batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Barakata.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan bahwa masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) tidak diwajibkan rapid diagnostic test (RDT) virus corona jika ingin masuk atau keluar Batam. Masyarakat hanya diimbau agar mematuhi protokol kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan, masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah Provinsi Kepri tidak perlu melampirkan hasil RDT virus corona. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku jika masyarakat sebelumnya pernah ke luar provinsi Kepri.

“Kalau dari Tanjungpinang mau ke Batam atau dari Karimun mau ke Batam tidak wajib rapid test,” kata Rudi di Batam Centre, Selasa (9/10/20).

Baca Juga :
Rudi Target Ekonomi Batam Pulih Dalam Dua Bulan

Ia mengatakan, masyarakat wajib melakukan RDT jika hendak ingin ke luar Provinsi Kepri dengan menggunakan transportasi udara. Menurut Rudi, hal itu berlaku di seluruh Indonesia, bahwa masyarakat wajib melakukan RDT sebelum menggunakan pesawat terbang.

“Kalau mau ke luar provinsi apalagi menggunakan pesawat wajib melakukan RDT. Tapi kalau hanya antar kabupaten/kota di Kepri dan tidak melalui pesawat saya kira tidak perlu,” tegasnya.

Meski demikian, Rudi mengimbau kepada siapapun yang ingin masuk ke Batam harus mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, jaga jarak dan juga rajin mencuci tangan dengan sabun serta air yang mengalir.

“Protokol kesehatan ini wajib dijalankan oleh semua masyarakat yang ada di Batam,” kata dia.

Baca Juga :
Rudi Geram Dituduh Rekayasa Angka Positif Covid-19 Batam

Rudi menjelaskan, protokol kesehatan harus dilakukan untuk menjaga diri masing-masing agar tidak tertular ataupun juga menularkan virus kepada orang lain. Itu sebabnya di setiap kesempatan pihaknya terus mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan.

“Kita harus komitmen bersama menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin