Home Kepulauan Riau

Kepri Usulkan 3 Proyek Strategis Senilai Rp7,8 Triliun ke Pusat

37
Proyek Strategis Kepri
Sekda Kepri, TS Arif Fadillah bersama pejabat Pemprov Kepri lainnya menghadiri rapat koordinasi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa di kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/20) (F: Humas Pemprov Kepri)

Barakata.id, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan tiga proyek strategis kepada Pemerintah Pusat. Ketiganya sudah disetujui dan akan direalisasikan pembangunannya mulai tahun 2021.

Ketiga proyek tersebut adalah Pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin), Pembangunan fly over simpang Kabil Batam dan Pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) regional pulau Bintan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, total biaya untuk ketiga proyek strategis itu sekitar Rp7,78 triliun. Rinciannya, proyek Jembatan Babin Rp7,297 triliun, fly over Simpang Kabil Rp370 miliar, dan pembangunan SPAM sebesar Rp196 miliar.

“Ketiga proyek ini sudah disetujui pusat dan akan segera dibangun mulai tahun 2021. Khusus untuk proyek pembangunan Jembatan Batam-Bintan, nanti akan ada rapat teknis secara khusus yang jadwalnya ditentuka oleh Bappenas,” kata Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/20).

Baca Juga :
RPJMD Kepri Harus Dirancang yang Terbaik untuk Masyarakat

Arif mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa di kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/20) lalu. Rapat tersebut, lanjut Arif, dihadiri oleh 10 Gubernur se-Sumatera.

Ia mengatakan, untuk proyek Jembatan Babin, diharapkan segera terwujud karena sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Jembatan itu diyakini bakal memberi dampak perekonomian yang besar bagi tiga daerah di Kepri yakni Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

“Jika jembatan Batam-Bintan terealisasi, maka ada 3 daerah yang akan terdongkrak perekonomiannya yakni Batam, Bintan dan Tanjungpinang. Makanya kita berharap betul proyek ini cepat terwujud. Apalagi ini sudah menjadi janji Presiden Jolowi,” ujar Arif.

Baca Juga :
Pulihkan Pariwisata Kepri, Pengusaha dan Pemda Bidik Pasar Domestik

Untuk proyek fly over di Batam dan SPAM di Bintan, lanjut Arif, juga diharapkan bisa cepat terealisasi karena memiliki dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Sebenarnya ada 18 proyek strategis yang kita usulkan, tapi kita disuruh memilih tiga yang prioritas. Dengan segala pertimbangan, kita putuskanlah tiga proyek tersebut,” kata dia.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung okeh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso monoarfa. Dari Pemprov Kepri, selain Arif juga hadir Kepala Bappeda Kepri Naharuddin, Kepala Dinas PU Abu Bakar, Kepala BPMD dan Dukcapil Sardison dan Plt. Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin