Home Nusantara Kepala Sekolah di Jambi Dianiaya Wali Murid yang Bawa Pistol

Kepala Sekolah di Jambi Dianiaya Wali Murid yang Bawa Pistol

109
Himbauan Pemprov Kepri
Ilustrasi Penganiayaan
Foto ilustrasi

Penganiayaan kepala sekolah (kepsek) oleh wali murid itu berawal saat siswa mengikuti ujian berbasis android, Rabu (6/3/20). Untuk ujian online tersebut, sekolah menyediakan fasilitas wifi untuk akses internet siswa.

Untuk memaksimalkan wifi, pihak sekolah meminta warga sekolah tidak menggunakan ponsel selama ujian berlangsung. Para siswa pun diminta untuk mengumpulkan ponsel yang dibawa secara suka rela.

Saat sesi ujian pertama berlangsung, kepala sekolah menemukan seorang siswa yang tak menyerahkan ponselnya. Siswa tersebut beralasan orangtuanya melarang mengumpulkan ponsel yang ia dibawa.

Baca Juga : Ngeri! Pria di Karawang Gorok Mantan Istri di Depan Anaknya

Namun karena sudah aturan, sang kepala sekolah tetap meminta ponsel tersebut.

“Siswa bersangkutan beralasan orangtuanya tidak mengizinkan HP tersebut dikumpulkan. Demi kebersamaan kedudukan siswa dalam penegakan aturan, kepsek tetap meminta HP tersebut dan meminta siswa menginformasikan ke orangtuanya,” kata Ketua PGRI Provinis Jambi, Lukman, Sabtu (7/3/20).

Namun tak disangka, pada Rabu sore, saat tak lagi ada aktivitas belajar mengajar, orangtua siswa tersebut mendatangi sekolah. Saat itu kepala sekolah dan beberapa guru masih di sekolah.

Tiba-tiba terdengar suara letusan yang keras dan membuat warga sekolah yang ada di lokasi berhamburan keluar.

Baca Juga :Kisah Pria di Tanjungpinang Ditikam Mantan Istri, Sedang Tidur Ditusuk Pakai Pecahan Gelas

Di halaman sekolah, mereka melihat kepala sekolah dibentak dan dipukul oleh seorang laki-laki yang diduga orang tua murid.

“Kepsek mencoba menghindar dengan menangkis pukulan tersebut. Karena merasa belum puas, yang bersangkutan langsung menyingkap sebagian bajunya dan terlihat jelas pistol terselip di pinggangnya,” kata Lukman.

Intimidasi tak berhenti. Pria yang diduga wali murid tersebut mengambil kayu stok pramuka yang ada di dekatnya. Tapi dia urung memukulkan kayu ke tersebut ke arah kepala sekolah, setelah sejumlah guru lainnya melerai kericuhan itu.

******

Advertisement
1
2
SebelumnyaMeyers L’Oreal, Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp701 Triliun
SelanjutnyaTunjangan Perumahan Pimpinan dan Anggota DPRD Batam Naik