Home Warta Nusantara

Kemenparekraf Dorong Tur Virtual untuk Bangkitkan Pariwisata

30
Tur Virtual
Ilustrasi. Salah satu destinasi wisata menarik di Bali. Kemenparekraf mendorong pelaku usaha dan pramuwisata menggunakan tur virtual interaktif untuk membangkitkan pariwisata. (F: Kemenparekraf.go.id)

Barakata.id- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pemandu wisata atau pramuwisata melakukan tur virtual interaktif untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam, mengatakan pandemi Covid-19 membuat pemanfaatan teknologi semakin tinggi. Hal itu bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, termasuk untuk sektor pariwisata.

“Maka, kegiatan tur virtual interaktif dapat menjadi alternatif bagi para pramuwisata agar bisa terus berkarya sekaligus memperkenalkan pariwisata daerahnya kepada wisatawan,” kata Neil dalam siaran persnya, Senin (24/8/20).

Baca Juga:
Pantai Nongsa Terpilih dalam Gerakan BISA Program Kemenparekraf

Tur virtual interaktif merupakan kegiatan wisata. Wisatawan dan pramuwisata bisa saling berinteraksi sambil menikmati potensi wisata pada suatu destinasi. Wisata virtual ini bisa memanfaatkan platform media sosial atau aplikasi video confrence seperti zoom.

Neil mengatakan, selain untuk membangkitkan pariwisata Indonesia, tur virtual ini juga bisa jadi alternatif hiburan atau teaser. Sehingga masyarakat tergerak berwisata kembali dan tak kehilangan pengalaman ketika berwisata.

“Selain itu juga menciptakan ekosistem digital di sektor pariwisata,” kata Neil.

Selain membangmitkan potensi wisata yang terpuruk, tur virtual ini juga disebutnya dapat meningkatkan devisa negara. Bahkan bisa jadi sarana edukasi wisatawan mengenai tradisi dan budaya Indonesia.

“Jadi kami berharap edukasi di bidang sejarah akan lebih efektif jika dilakukan oleh orang yang tinggal di tempatnya langsung dan diterangkan dengan cara yang menarik dan interaktif,” katanya.

Tur virtual interaktif ini telah dicoba oleh sejumlah pelaku usaha wisata. Chief Operation Officer dan Co-Founder Atourin Reza Permadi mengatakan sejak pandemi, Autorin menawarkan paket tur virtual interaktif kepada konsumennya.

Tur interaktif itu juga jadi sarana wisatawan untuk belanja suvenir khas daerah yang dikunjungi. Tur ini juga bisa jadi simulasi apa saja potensi wisata yang dapat dirasakan wisatawan saat nanti telah diperbolehkan lagi bepergian.

“Jadi wisata virtual bukan menggantikan wisata pada umumnya tapi sebagai persiapan bagi wisatawan sebelum berkunjung ke destinasi wisata nanti,” ujar Reza.

Baca Juga:
Wisatawan Pilih Bali Jadi Destinasi Terbaik Dunia

Hal senada juga diungkapkan oleh Vice President Divisi Keagenan & Tur PT PELNI, Budi Santoso. Budi mengatakan sejak 2 bulan yang lalu, pihaknya telah menawarkan paket wisata virtual untuk melihat berbagai bagian kapal.

Menurut dia, tur virtual punya kelebihan. Misalnya bisa membawa peserta tur ke lokasi terlarang yang jika dalam tur fisik mereka tak diizinkan masuk.

“Misalnya kamar mesin di kapal itu bisa kita lihat seperti apa di dalamnya secara virtual,” jelas Budi.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin