Home Kepulauan Riau Tanjungpinang Kemenag Kepri Imbau Pemotongan Hewan Kurban Dilakukan di RPH

Kemenag Kepri Imbau Pemotongan Hewan Kurban Dilakukan di RPH

65
Kemenag Kepri
Seorang anak memberi makan sapi yang akan dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha tahun lalu. (F; diskominfo kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Provinsi Kepri mengimbau pemotongan hewan kurban khususnya di Kota Tanjungpinang dan Batam dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Pasalnya, dua daerah itu saat ini masuk dalam kategori darurat pandemi Covid-19.

“Mengingat kondisi Kepri khususnya di Kota Batam dan Tanjungpinang masih dalam situasi pandemi Covid-19, dan menerapkan PPKM Darurat, kita anjurkan untuk pemotongan hewan kurban ini dilakukan di RPH yang ada,” ujar Kepala Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto di Tanjungpinang, kemarin.


Lanjut Mahbub, sesuai Surat Edaran Gubernur Kepri bahwa penyelenggaraan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban harus mengikuti ketentuan yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

BACA JUGA : 9 Aturan Gubernur Soal Idul Adha 2021 di Kepri, dari Takbiran hingga Kurban

Meski demikian, kata dia, mengingat keterbatasan jumlah, sebaran dan kapasitas RPH-Ruminasia, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan diawasi oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota sampai dengan kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW dan melibatkan TNI serta Polri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bagi petugas penyembelihan hewan kurban untuk mendapatkan Rapid Test Antigen yang difasilitasi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota.

“Nantinya pendistribusiannya juga dilakukan oleh petugas yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan RT/RW setempat sesuai protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.

BACA JUGA : Masa Pandemi, MUI Perbolehkan Daging Kurban Dikalengkan

Selanjutnya, pada wilayah yang masuk pada kriteria 3-4 pelaksanaan ibadah salat Idul Adha di masjid dan mushalla juga ditiadakan guna menekan angka penyebaran Covid-19.

“Untuk tahun ini kita harus terima salat Idul Adha di masjid dan mushalla di wilayah seperti Tanjungpinang dan Batam ditiadakan atau digantikan dengan salat Idul Adha di rumah masing-masing,” ujarnya.

Mahbub juga memastikan akan membuat ketentuan terkait tata cara pelaksanaan salat Idul Adha di rumah, agar agar masyarakat dapat melakukannya di rumah masing-masing.

*****

Editor : YB Trisna

Sumber : Kominfo.kepriprov.go.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin