Kasus Haji Permata yang Tewas Ditembak Ditangani Polda Riau

1811
Kasus Haji Permata
Jenazah Haji Permata tiba di Pelabuhan Tanjungsengkuang, Batam, dan disambut haru oleh ratusan warga, Jumat (16/1/21).
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Kasus tewasnya pengusaha Haji Permata akan akan ditangani oleh Polda Riau. Meskipun jenazah Haji Permata sudah dibawa dan dimakamkan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Seperti diketahui, pengusaha kondang di Batam itu tewas ditembak petugas Bea Cukai Tembilahan di perairan Sungai Bela, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau pada Jumat (15/1/21) sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca Juga :

Versi Bea Cukai, penembakan tersebut terpaksa diambil petugas sebagai tindakan membela diri karena saat itu ada belasan massa termasuk Haji Permata yang berusaha menyerang petugas.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Teddy Ristiawan mengatakan saat ini pihaknya masih kesulitan menangani kasus ini karena pihak keluarga dan Bea Cukai membawa jenazah Haji Permata ke Kota Batam yang termasuk wilayah hukum Kepri.

Baca Juga :

Meski demikian, Teddy menegaskan bahwa kasus ini berada di bawah penanganan Polda Riau. Terkait laporan pihak keluarga ke Polda Kepri, ia mengatakan bahwa pihak Polda Kepri akan tetap menerima laporan tersebut.

“Polda Kepri sementara sudah menerima laporan pihak keluarga. Setelah selesai, nanti akan dilimpahkan ke kita karena berdasarkan locus delicti (tempat kejadian) itu berada di Riau,” kata Teddy Ristiawan, Sabtu (16/1/21) seperti dikutip dari GoRiau.com, Minggu (17/1/21).

Selain pihak keluarga, pihak yang melaporkan kasus ini ke kepolisian juga ada dari organisasi masyarakat. Salah satunya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS Batam). Sejumlah kelompok masyarakat asal Bugis di Kepri dan Riau juga bereaksi keras atas kasus ini.

Kantor BC dijaga Brimob

Advertisement
1
2
SebelumnyaMandalika Layak Jadi Venue Gelaran Wisata Olahraga
SelanjutnyaAntisipasi Bencana Alam, Arsip KUA Segera Didigitalisasi