Kasus Haji Permata: Ini Posisi Luka Tembak 4 Korban

Kombes Teddy Ristiawan mengatakan, selain Haji Permata dan Bahar, ada dua orang lagi yang terkena tembakan pada insiden di perairan Tembilahan tersebut. Keduanya merupakan anggota Haji Permata yang saat itu juga berada di atas kapal yang sama.

“Haji permata, meninggal dunia saat itu. Selanjutnya korban bernama Bahar, meninggal dunia Selasa sore kemarin (setelah sempat dirawat). Kena tembak di bagian kepala. Dia waktu itu Sebagai pengemudi atau nakhoda kapal, ditembak dari depan,” kata Teddy seperti dilansir dari Goriau.com,Kamis (28/1/21).

Adapun dua korban itu adalah Abdul Rahman dan Irwan. Teddy mengatakan, Abdul Rahman terkena tembakan di bagian telapak kaki sebelah kiri. Akibatnya dia harus mendapatkan tujuh jahitan.

Baca Juga :

Sedangkan Irwan yang tercatat sebagai warga Inhil, mengalami luka tembak di bagian lengan kiri.

“Semua yang kena tembak ini berada di atas satu kapal,” kata Teddy.

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 29 orang. Rinciannya, 17 orang dari pihak keluarga Haji Permata, 4 orang masyarakat sekitar tempat kejadian perkara, dan 8 orang dari Bea Cukai.

Pemeriksaan terakhir dilakukan terhadap 6 petugas Bea Cukai (BC) Tembilahan pada Senin (25/1/21). Mereka dimintai keterangan terkait insiden penembakan pengusaha ternama asal Kota Batam tersebut di perairan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada Jumat (15/1/21) sekitar pukul 04.00 WIB.

Pada Kamis pekan lalu, Penyidik Ditreskrimum Polda Riau juga telah memintai keterangan dua pejabat Bea Cukai yakni Kepala BC Tembilahan, Ari Wibowo dan Kasi Penindakan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepri, Gunar Wiratno.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin