Home Nusantara Kasus dr Lois Owien Tetap Lanjut Meski Tak Ditahan

Kasus dr Lois Owien Tetap Lanjut Meski Tak Ditahan

Kasus dr Lois Owien
Polisi tetap melanjutkan kasus dr Lois Owien meski tidak melakukan penahanan. (F: ist)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta – Polisi menegaskan bahwa kasus dr Lois Owien tetap dilanjutkan meski tidak dilakukan penahanan. Dokter tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoax terkait Covid-19.

“Tetap diproses,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Selassa (13/7/21)

Agus menegaskan, status tersangka yang telah disematkan kepada dr Lois tidak gugur. Dalam kasus dr Lois Owien ini, polisi juga menggunakan pasal menghalang-halangi penanganan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 4 Tahun 1984.

BACA JUGA : Sempat Ditahan, dr Lois Owien Dibebaskan Polisi

Pada Senin (12/7/21), polisi sempat menahan dr Lois. Ia dipindahkan dari Polda Metro jaya ke Bareskrim Polri. Kemudian tadi siang, Lois sudah dibebaskan dari Bareskrim.

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi mengatakan, penahanan tidak dilakukan karena Lois menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya, dan juga tidak menghilangkan bukti serta tidak melarikan diri.

“Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan, hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan,” katanya, dikutip cnnindonesia.com.

Uliandi mengatakan, kepolisian memahami bahwa proses pemenjaraan bukan satu-satunya upaya dalam penegakan hukum. Polisi bakal mengedepankan restorative justice atau keadilan restoratif untuk menangani permasalahan Lois.

Polri, kata dia, juga memberikan catatan agar Lois dapat diproses lebih lanjut oleh otoritas profesi kedokteran.

“Kami melihat bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remedium. Sehingga, Polri dalam hal ini mengedepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain,” kata dia.

Dalam kasus ini, dr Lois Owien dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dari keseluruhan pasal tersebut, ancaman hukuman maksimal yang dapat dikenakan kepada Lois ialah 10 tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (1) Undang-undang nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dimana beleid tersebut berbunyi: (1) Barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

BACA JUGA : Akhirnya Dokter Lois Owen pun Ditahan

Dokter Louis Owen kini ramai diperbincangkan masyarakat usai pernyataannya yang kontroversi terkait Covid-19. Ia sudah dipanggil IDI atas penyataan “bahwa kematian pendrita Covid-19 lebih dari akibat interaksi obat”.

Menurut Louis, “covid-19 bukan virus corona”. Pernyataan itu disampaikannya berulangkali melalui berbagai platform media sosial, termasuk di akun Twitternya, @LsOwien.

Dalam video yang tersebar luas di media sosial, pengacara kondang Hotman Paris sempat mendebat pernyataan kontroversial dr Louis Owen terkait Covid-19 saat tampil di acara offline TV Hotman Paris Show dan di-record dalam konten YouTube Hotman Paris Show.

Louis mengatakan bahwa korban yang meninggal bukan karena Covid-19, melainkan karena interaksi antarobat. Rekaman video itu pula yang dijadikan bahan pelapor sebagai barang bukti pengaduan.

*****

Editor : YB Trisna

SebelumnyaPemuda di Batam Rudapaksa Gadis Belia di Hotel
SelanjutnyaMasuk Tanjungpinang Tanpa Kartu Vaksin, Siap-siap Putar Balik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin