Home Kepulauan Riau Kasus Covid-19 Tanjungpinang Naik Lagi, Satgas Awasi Pasar dan Kedai Kopi

Kasus Covid-19 Tanjungpinang Naik Lagi, Satgas Awasi Pasar dan Kedai Kopi

21
Kasus Covid-19 Tanjungpinang
Petugas kepolisian bersama Satpol PP memberikan peringatan untuk menerapkan protokol kesehatan di salah satu swalayan di Kota Tanjungpinang. Terkait adanya peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota ini, Sekda Kepri meminta pemerintah setempat untuk memperketat penjagaan di titik-titik keramaian. (F: Diskominfo Kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Tanjungpinang – Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang, Kepri naik lagi. Padahal, jumlah pasien di kota itu sebelumnya sempat melandai.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, jumlah pasien Covid-19 di Kepri per tanggal 5 April 2021 bertambah 44 orang sehingga menjadi 9.357 orang.

Mereka tersebar di Batam 6.296 orang, Tanjungpinang 1.620 orang, Bintan 756 orang, Karimun 434 orang, Lingga 55 orang, Natuna 93 orang, dan Kepulauan Anambas sebanyak 103 orang.

BACA JUGA : Covid-19 Kepri: 3 Daerah Zona Hijau, 4 Masih Kuning

Khusus Kota Tanjungpinang, ada penambahan kasus aktif hingga 134 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 1.455 orang, sedangkan pasien yang meninggal tercatat 31 orang.

Naiknya kasus Covid-19 di Tanjungpinang sangat disayangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. Ia pun meminta jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk dapat memperketat penjagaan di titik-titik keramaian.

“Kita sangat sesalkan terjadinya peningkatan kasus kembali khususnya di Tanjungpinang. Sepertinya tingkat kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan mulai kendor,” ujar Arif di Tanjungpinang, seperti dikutip kominfo.kepriprov.go.id, Rabu (7/4/21).

Arif menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemko Tanjungpinang untuk dapat lebih ketat mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan disiplin protokol kesehatan di kota tersebut.

“Saya sudah koordinasikan. Kita minta perketat pengawasan di titik keramaian seperti di daerah Bintan Center, pasar-pasar dan kedai-kedai kopi yang selalu ramai,” tegas pria yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Kepri itu.

BACA JUGA : Provinsi Kepri Menuju Zona Hijau Covid-19

Menurut Arif, peningkatan kasus Covid-19 di Ko?a Tanjungpinang ini perlu segera ditindaklanjuti dengan serius. Apalagi menjelang memasuki bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri.

“Kita minta masyarakat untuk tidak abai. Jangan karna satu atau dua orang yang keras kepala orang lain terkena getahnya,” kata dia.

Menurut Arif, saat ini untuk penggunaan masker masyarakat dilihat cukup disiplin. Namun, untuk menjaga jarak dan hindari keramaian masih harus diwaspadai.

Saat ini seluruh satgas di pasar, pelabuhan dan daerah lainnya telah bergerak untuk memperketat protokol kesehatan Covid-19. Diharapkan, langkah itu dapat mengurangi transmisi atau penyebaran virus corona di Kepri, khususnya di Tanjungpinang.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement
SebelumnyaFKPT Kepri: Cegah Radikalisme dengan Gurindam 12
SelanjutnyaJadi Motor Ekonomi, Pemprov Kepri Perketat Seleksi Direksi Perseroda