Home Nusantara Kapolri Minta Forkopimda Bali Bersinergi dengan Tokoh Masyarakat

Kapolri Minta Forkopimda Bali Bersinergi dengan Tokoh Masyarakat

18
Kapolri Covid -19
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Forkopimda Bali agar bersinergi dengan tokoh masyarakat melalui pendekatan adat untuk mencegah Covid -19, Minggu (29/8/2021). F: Barakata.id/ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Denpasar – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta Forkopimda Bali untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, menggunakan pendekatan adat melalui para pemuka adat.

Tujuannya, untuk mengajak warga yang terpapar Covid-19, agar mau di karantina di Isolasi Terpusat (Isoter) yang saat ini sudah sangat bagus di Bali.


Kapolri menyampaikan tingkat kesembuhan di Isoter lebih tinggi, karena ditunjang fasilitas dan diawasi penuh serta ditangani langsung oleh tenaga kesehatan.

Kapolri mengatakan, upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemerintah Daerah (Pemda), seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat.

Baca juga:

“Perlu penjelasan secara baik dengan menyesuaikan adat istiadat setempat, yang dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat ketika akan mengajak ke isoter,” ungkap Kapolri saat memimpin rapat bersama Forkopimda Bali, di Denpasar, Minggu (28/8/21) seperti dikutip dari website resmi Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada Forkopimda Bali untuk memperkuat penerapan strategi dalam pengendalian Covid-19.

Baca juga:

Kapolri menyampaikan hal tersebut untuk tetap menjamin kesehatan masyarakat dan akan berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat di Bali.

“Dengan kesehatan masyarakat yang terjaga, maka pertumbuhan ekonomi di Bali juga akan semakin maju,” ungkap Kapolri.

Kapolri menyampaikan, strategi pengendalian Covid-19 dibagi menjadi tiga. Diantaranya protokol kesehatan ketat dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dan memperkuat 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan program vaksinasi massal.

Baca juga:

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin