Home Warta Dunia

Kapal Perang USS Bonhomme Richard Meledak, Puluhan Orang Terluka

88
Kapal Perang Meledak
Kapal perang Amerika Serikat, USS Bonhomme Richard, terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, Minggu (12/7/20) pagi waktu setempat. (Foto : Tangkapan layar video New York Times)

Barakata.id, Batam – Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Bonhommme Richard terbakar dan meledak, Minggu (12/7/20) pagi waktu setempat. Puluhan orang dilaporkan terluka dalam insiden kapal perang yang meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego itu.

Dilansir dari AP, Senin (13/7/20), kapal perang yang meledak adalah jenis kapal amfibi 840 kaki (255 meter). Kobaran api memunculkan asap besar dan gelap yang terlihat di sekitar San Diego.

Puluhan korban luka itu terdiri dari 17 pelaut dan empat pekerja sipil. Sedikitnya 18 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat tindakan medis.

Juru bicara Naval Surface Force Armada Pasifik Amerika, Mike Raney mengatakan, laporan yang masuk menyebutkan, kobaran api pertama muncul di kapal perang USS Bonhomme Richard pada pukul 09.00 waktu setempat.

Baca Juga :
Militer AS-Cina Tegang di Laut Natuna, TNI Siagakan 4 Kapal Perang

Raney mengaku penyebab kebakaran sedang diselidiki. Dan ia tidak memiliki detail tambahan informasi perihal insiden kebakaran kapal perang tersebut.

San Diego merupakan pelabuhan rumah USS Bonhomme Richard dan sedang menjalani pemeliharaan rutin pada saat kebakaran terjadi.

Menurut Raney, sekitar 160 pelaut dan perwira berada di atas kapal. Itu jauh lebih sedikit dari biasannya yakni 1.000 pelaut dan perwira ketika kapal sedang bertugas aktif.

Kapal perang ini memiliki kapasitas untuk mengerahkan dan mendaratkan helikopter, perahu kecil dan kendaraan amfibi.

Letnan Commander Patricia Kreuzberger mengatakan, para pelaut di USS Bonhomme Richard mengalami luka ringan akibat kebakaran dan telah dilarikan ke rumah sakit.

“Tujuh belas pelaut dan empat warga sipil sedang dirawat karena cedera yang tidak mengancam jiwa di rumah sakit setempat,” kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Senin (13/7/20).

Baca Juga :
Cina Ancam Serang Taiwan, AS Kerahkan Kapal Perang

Pasukan Angkatan Laut Pasifik AS pada Minggu sore menulis di Twitter bahwa semua kru telah meninggalkan kapal.

Seorang petugas pemadam kebakaran San Diego (SDFD), Mónica Muñoz mengatakan, petugas pemadam kebakaran menembakkan tiga alarm di kapal pada Minggu pagi. Beberapa agensi berbeda juga dilaporkan ikut membantu memadamkan kobaran api.

“Federal Fire mengerahkan kru mereka di atas kapal bersama kru pemadam kebakaran Angkatan Laut AS dari tepi pantai untuk melawan api guna menemukan titik api dan memadamkannya,” kata Kepala Divisi Federal Fire San Diego, Rob Bondurant, dalam sebuah pernyataan.

Hingga kini belum jelas apa yang menjadi penyebab kebakaran. Namun seorang pejabat pertahanan menyebut laporan awal menunjukkan kebakaran dimulai di dek sumur (the well deck). Dek sumur merupakan tempat keluar-masuknya kapal pendarat kecil dari perut kapal.

Dia juga mengatakan bahwa Menteri Pertahanan Mark Esper telah diberitahu tentang insiden tersebut.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin