Home Nusantara Kabupaten Blitar Perkuat PPKM Darurat

Kabupaten Blitar Perkuat PPKM Darurat

97
Rapat Penyiapan RSUD Srengat dalam rangka PPKM Darurat, yang dihadiri Bupati Blitar Rini Syarifah, Sekda Kabupaten Blitar, Dinkes Kabupaten Blitar, Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan RSUD Srengat, di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa (6/7/2021). Foto : achmad/barakata.id
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Kabupaten Blitar termasuk daerah yang harus menerapkan PPKM Darurat mulai 3 Juli – 20 Juli 2021. Menangani masalah tersebut, Pemkab Blitar terus mengupayakan sejumlah cara untuk mengatasi meningkatnya kasus positif Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Blitar dengan cara melakukan penambahan tempat tidur di rumah sakit untuk penanganan kasus Covid-19. Penambahan tempat tidur itu untuk mengantisipasi kekurangan tempat bagi pasien Covid-19.


“Di rumah sakit Srengat nanti kita harapkan penambahan tempat tidur, agar bisa persediaan tempat tidur untuk pasien covid semakin banyak,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Izul Marom, usai Rapat Penyiapan RSUD Srengat dalam rangka PPKM Darurat, Selasa (6/7/2021).

Tambahan tempat tidur di RSUD Srengat, lanjut Izul, bisa mencapai 24 tempat tidur. Dengan jumlah sebanyak itu diharapkan mampu menyangga kebutuhan pasien yang positif.

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan (nakes), pihaknya juga akan melakukan penambahan nakes di rumah sakit tersebut. Nakes yang diambil merupakan pecahan dari rumah sakit yang lain.

Sementara dalam masa PPKM Darurat, Pemkab Blitar juga terus menggencarkan vaksinasi. Karena dengan vaksinasi peningkatan kasus diharapkan juga mampu untuk ditekan.

“Jadi kalau yang di vaksin itu semakin banyak harapannya apabila seseorang itu terserang virus akan lebih tahan karena imun tubuhnya sudah terbentuk,” ungkapnya.

Upaya lain yang juga dilakukan Pemkab Blitar adalah terus berkoordinasi dengan Kodim/0808 Blitar dan Polres Blitar. Koordinasi yang dilakukan meliputi bantuan pelaksanaan vaksinasi dari Kodim 0808 Blitar dan juga operasi yustisi yang dilakukan aparat kepolisian.

Di sisi lain, operasi gabungan juga digencarkan oleh Kodim 0808/Blitar, Dishub, dan juga Satpol PP dengan menggelar patroli dan sosialisasi kepada masyarakat, agar memahami betul bahaya Covid-19.

Patroli gabungan itu menyasar tempat usaha yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan pemberlakuan PPKM Darurat dan belum mematuhi protokol kesehatan. Apalagi juga masih terdapat tempat yang menjadikan kerumunan bagi masyarakat.

“Patroli ini dalam rangka menindaklanjuti diterapkannya PPKM Darurat yang tujuannya adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” Kata Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Didin.

Pihaknya menargetkan setelah ada sejumlah upaya dari pemerintah, termasuk patroli yang dilakukan Kodim0808/Blitar, diharapkan mampu mengurangi angka konfirmasi positif Covid-19.

“Melalui patroli ini perlu kita berikan sosialisasi agar mereka paham dan kita akan berikan surat teguran apabila tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(adv/kmf).

Reporter : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin