Home Kepulauan Riau Batam

Jual Sabu Palsu dan Pakai Senpi Berujung Ditangkap Polisi

875
Barang bukti berupa senjata api, badik dan sabu palsu yang diamankan polisi dari tangan Andi Kahar dan Herman. (F Humas Polda Kepri)

Barakata.id- Gara-gara jual sabu palsu dan pakai senjata api, Andi Kahar dan Herman ditangkap polisi. Kedua warga Tanjungbuntung, Bengkong ini awalnya diincar polisi karena diduga jadi pengedar sabu. Tapi setelah ditangkap realitanya malah menggelikan karena yang mereka jual ternyata tawas.

Namun, keduanya tak bisa lepas dari jeratan hukum begitu saja. Pasalnya, mereka menggunakan sabu palsu sebagai alasan untuk jualan dengan tujuan merampok korbannya.

Keduanya diamankan oleh tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, Rabu (5/8/2020) pukul 20.00. Awalnya polisi menerima informasi dari masyarakat, terkait penjualan narkotika di wilayah Batuaji. Berdasarkan informasi itu, tim langsung bergerak ke lokasi yang diinformasikan.

Baca Juga:
Simpan Sekilo Sabu di Anus, 5 Orang Diamankan Polisi

Polisi menyamar sebagai pembeli untuk menangkap Andi Kahar dan Herman. Namun ternyata jual sabu itu hanya modus untuk melakukan perampokan.

“Modusnya menawarkan sabu yang ternyata tawas itu adalah untuk merampok. Sebab, saat tim kita menyerahkan uang kepadanya, dia langsung menodongkan senjata apinya,” kata Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriadi, dalam konfrensi pers di Polda Kepri, Kamis (6/8/2).

Namun, dengan cepat anggota tim melakukan penyergapan. Sempat terjadi pergumulan, namun senjata api revolver kaliber 38 di tangan Andi Kahar tak sempat meletus.

Tak hanya memiliki sepucuk senjata api, saat digeledah Andi Kahar juga menyimpan 5 butir peluru tajam kaliber 38. Sementara itu pada Herman, polisi menemukan dua bungkus barang yang diduga sabu dengan berat 2 kilogram.

Serbuk kristal yang awalnya diduga sabu itu dimasukkan ke dalam plastik bening kemudian dikemas dalam bungkus makanan burung. Sekilas tampak meyakinkan jika bungkusan itu adalah sabu yang disamarkan sebagai makanan burung. Selain bungkusan itu dari tangan Herman juga diamankan senjata tajam jenis badik.

“Kemudian setelah diperiksa diketahui bahwa serbuk yang awalnya diduga sabu itu hanyalah sejenis tawas,” kata Muji.

Baca Juga:
Polisi Ringkus 2 Pencuri yang Beraksi di 40 Lokasi

Tak hanya memalsukan sabu, ternyata Andi Kahar juga mengantongi kartu identitas palsu berupa kartu mitra kerja Badan Intelijen Strategis Nasional Indonesia.

Karena kasusnya berubah dari penjualan narkotika menjadi kepemilikan senjata api, maka setelah diamankan ke Polda Kepri, kasus itu diserahkan kepada Dit Reskrimum Polda Kepri untuk investigasi dan tindak lanjutnya.

“Untuk tersangka pengguna senjata api akan terus kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk penerapan pasalnya,” tutur Muji.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin