Jokowi Presiden Paling Keren Jika Berani Cabut UU KPK

67
Presiden Jokowi. (F: [email protected])

Barakata.id, Batam – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi Presiden Indonesia paling keren sepanjang sejarah. Tapi, jika Jokowi berani menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mencabut UU KPK.

“Let me tell you frankly, kalau tadi yang saya lihat seperti apa kata Prof Mahfud di TV tadi dan teks lengkap presiden di media. Untuk sementara, saya mengatakan benar kata orang banyak bahwa Jokowi Presiden Indonesia paling keren sepanjang sejarah NKRI,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/9/19) malam.

Saut mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang mempertimbangkan akan menerbitkan Perppu untuk mencabut UU KPK. Ia pun tanpa ragu memuji Jokowi.

Baca Juga : Dewan Pengawas KPK Akan Diangkat Presiden

Pernyataan tentang rencana penerbitan Perppu itu disampaikan Jokowi setelah bertemu dan menerima masukan dari sejumlah tokoh. Saut pun menyebut Jokowi sebagai pendengar yang baik sehingga mengakomodasi masukan dari masyarakat.

“Ya pastilah karena pendengar yang baik, tidak banyak di negeri ini untuk kemudian yang didengar dijadikan kebijakan karena keyakinan akan sebuah nilai itu tidak mudah.  Lagian memang kita harus tetap percaya bahwa wisdom of crowd itu baik didengar,” ujar Saut.

Selain itu, Saut mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, dari mahasiswa, pelajar, guru besar, hingga para tokoh nasional yang terus memberikan dukungan ke KPK. Ia pun berharap mahasiswa yang melakukan aksi tetap berintegritas.

“Terima kasih buat ribuan mahasiswa, guru besar, cerdik pandai, die hard KPK, dan lain-lain. Dan siapa pun ikut memeras pikiran dan fisik beberapa hari ini, terima kasih sudah memikirkan negeri ini. Saya berharap mahasiswa pelajar yang ikut unjuk rasa beberapa hari ini teruslah berintegritas dan harapannya suatu saat join dan jadi pimpinan KPK,” tuturnya

Bertemu para tokoh

Presiden Jokowi menerima banyak masukan untuk menerbitkan Perppu yang mencabut UU KPK. Jokowi mempertimbangkan masukan tersebut.

“Banyak sekali masukan-masukan juga diberikan kepada kita, utamanya penerbitan Perppu, tentu saja ini akan kita segera hitung, kita kalkulasi,” kata Jokowi dalam jumpa pers bersama para tokoh di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/19).

Setelah melakukan kalkulasi, Jokowi akan meminta saran kepada tokoh-tokoh masyarakat, yaitu para tokoh yang diundangnya ke Istana hari ini. Ia berjanji akan membuat kajian dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Secepat-cepatnya, sesingkat-singkatnya,” ujar Jokowi

Presiden Jokowi menggelar jumpa pers usai pertemuan dengan para tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/9/19). (F: Instagram @jokowi)

Dalam pertemuan dengan para tokoh itu, Presiden Jokowi juga membahas berbagai permasalahan, seperti kebakaran hutan dan lahan, permasalahan Papua, dan perihal demonstrasi mahasiswa menolak UU KPK baru-RUU KUHP.

Sejumlah tokoh nasional yang hadir di antaranya Romo Magnis Suseno, Mahfud Md, Alissa Wahid, Quraish Shihab, Butet Kartaredjasa, Goenawan Mohamad, Anita Wahid, dan Christine Hakim.

Baca Juga : Lempar Batu Dibalas Tembakan Gas, Massa Pelajar Merangsek Masuk Gedung DPR/MPR

Terpisah, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut DPR mendukung keputusan Jokowi menerbitkan Perppu untuk mencabut UU KPK.

“Jadi ya, begini, apapun yang akan dilakukan oleh presiden, prinsipnya DPR mendukung sepenuhnya ya. Karena semua kan berpulang di pemerintah,” katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Namun demikian, ia enggan menanggapi lebih detail. Politikus Golkar itu beralasan karena masa jabatan DPR periode 2014-2019 hanya hitungan hari akan habis.

“Tanya DPR yang baru nanti. Kan saya berakhir,” ujarnya.

*****

Sumber : Detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini