Home Warta Nusantara

Jokowi: Kepala Daerah Jangan Sok-sokan Lockdown Covid-19

178
Jokowi Lockdown
Presiden Jokowi memberikan pernyataan terkait penanganan Covid-19 di Indonesia. (F: YouTube Sekretariat Presiden)

Barakata.id, Batam – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah tidak sok-sokan me-lockdown wilayah. Menurut Jokowi, lockdown wilayah akan sangat merugikan masyarakat.

Presiden mengakui bahwa menghadapi pandemi Covid-19 ini bukan perkara gampang. Karena itu, jokowi juga mewanti-wanti siapapun agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah persoalan Covid-19.

“Menghadapi pandemi ini memang sulit, memerlukan kerja keras bersama, dan saya yakin kita akan dapat melakukannya,” ujarnya dalam video yang diunggah di kanal Presiden RI yang dilihat barakata.id, Minggu (4/10/20) malam.

“Yang penting dalam situasi seperti ini, jangan ada yang berpolemik, dan jangan ada yang membuat kegaduhan-kegaduhan,” sambungnya.

Baca Juga :

Dalam video itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan para kepala daerah agar tidak sok-sokan melockdown wilayah.

“Tidak perlu sok-sokan akan me-lockdown provinsi, me-lockdown kota atau me-lockdown kabupaten, tidak perlu itu. Karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat. Yang perlu kita seriusi adalah mencegah penyebaran wabah supaya tidak meluas,” katanya.

Ia lebih menekankan pelaksanaan mini lockdow untuk menangani Covid-19. pembatasan sosial yang lebih terukur, terarah tanpa harus mengorban kehidupan masyarakat.

Presiden meminta semua pihak mengedepankan fakta, bukan berdasarkan perkiraan di dalam upaya penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Mari kita menilai berdasarkan fakta dan data, dan bukan berdasarkan kira-kira,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut Jokowi, berdasarkan fakta, sejauh ini penanganan Cobid-19 di Indonesia tidak buruk, bahkan sudah cukup baik.

Baca Juga :

Jokowi mengajak semua pihak untuk bersatu, saling bahu-membahu menanggulangi pandemi Covid-19. Ia meminta tidak ada pihak yang membuat kegaduhan di masa sekarang ini.

“Kita semua harus bekerja keras untuk melawan pandemi ini. Jangan pesimistis, kita harus optimistis. Saya yakin Indonesia dapat mengatasi pandemi ini,” kata mantan Wali Kota Solo ini.

Yang penting, lanjut Jokowi, virus corona ini tidak boleh dianggap remeh karena virus itu adalah realita. Meski demikian, ia berharap seluruh masyarakat tetap optimistis.

Pandemi Covid-19 yang melanda setidaknya 215 negara di dunia, kata Jokowi, membuat pemerintah harus bertindak cepat dalam mengatur keseimbangan antara penanganan pandemi tersebut dan pemulihan ekonomi.

“Yakinlah kita mampu melewati wabah ini. Tujuh bulan belakangan ini Indonesia sudah mampu membuktikan itu. Memang belum sempurna, tapi kita bisa. Mari kita atasi masalah ini bersama-sama,” ujarnya.

Jokowi pun mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Saling mengingatkan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin