Home Kepulauan Riau

Jelang Natal dan Tahun Baru, Wawako Batam: Harga Sembako dan Tiket Jangan Naik Tinggi

66
Masyarakat berbelanja di Pasar Botania, Batam Kota. Jelang Natal dan Tahun Baru, distributor dan pedagang diingatkan agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi.(F: Barakata.id)

Barakata.id, Batam – Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad mengingatkan jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 para distributor dan pedagang untuk tidak menaikkan harga bahan kebutuhan pokok terlalu tinggi. Ia juga minta jajaran terkait untuk bersama-sama menjaga ketersediaan sembako.

Begitu juga dengan operator transportasi, Amsakar minta jangan ada yang melambungkan harga tiket.

Amsakar mengingatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam rajin turun ke lapangan, mengecek persediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Perlu gambaran persediaan barang sampai akhir tahun. Distributor jaga distribusi barang dan pasokan,” ujarnya dalam rapat TPID Kota Batam dalam rangka “Resiko Tekanan Inflasi Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru” di Kantor Bank Indonesia, pekan lalu.

Baca Juga : Pemko Batam Jual 32 Ribu Paket Sembako Murah Mulai 7 Oktober

Wawako Batam juga minta Satgas pangan untuk melakukan inspeksi mendadak baik ke pasar maupun distributor. Menurutnya, sidak perlu dilakukan untuk mengecek harga di pasar dan persediaan komoditi di distributor.

“Sekarang ini cuaca sedang ekstrem, ini juga harus menjadi perhatian karena akan berpengaruh pada harga ikan dan sayuran di pasar,” katanya.

“Jangan sampai ada distributor yang menahan barang karena itu dapat menyebabkan harga kebutuhan menjadi tinggi,” sambungnya.

Wawako Batam, Amsakar Achmad

Pada kesempatan itu, Amsakar pun mengingatkan kemungkinan naiknya harga tiket baik udara maupun laut menjelang Natal dan Tahun Baru.

Stok bahan pokok aman

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis memastikan stok bahan pokok jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 aman. Yang perlu menjadi perhatian, menurutnya adalah, tidak adanya jaminan dari para distributor soal kepastian harga.

“Insyaallah kalau stok, kita tidak pernah berkurang. Sampai awal tahun depan, stok kebutuhan pangan di Batam aman,” ujarnya.

Ia menekankan para distributor dan pedagang agar jangan mempermainkan harga di saat kebutuhan masyarakat sedang tinggi.

“Jangan karena permintaan pasar sedang tinggi kemudian ada yang menaikkan harga tanpa alasan jelas, Jang sampai ada yang begitu,” kata dia.

DKPP, lanjut Mardanis, kini sedang mendorong produksi pangan lokal. Batam cukup potensial menghasilkan komoditi sayur-sayuran.

Khusus cabai hijau, petani di Batam bahkan sudah mampu swasembada. Untuk kebutuhan cabai di Batam, setiap harinya bisa mencapai 3 sampai 4 ton.

Baca Juga : Distributor dan Pedagang Dilarang Naikkan Harga

Hal itu dibenarkan oleh Ganti Sembiring, distributor cabai di Batam.

“Dari produksi perkebunan di wilayah Barelang, itu sudah mampu memenuhi kebutuhan cabai hijau di Batam. Kita hampir tak pernah mendatangkan dari luar lagi,” kata dia.

Di tempat yang sama, distributor telur di Batam, Aheng mengatakan, stok telur untuk kebutuhan Natal dan Tahun komoditi juga cukup.

Namun, ia mengaku tak bisa memberi kepastian soal harganya.

“Soal harga kami tak bisa jamin tidak ada kenaikan. Dari pemasok kita di Medan, informasinya banyak ayam petelur yang dipotong, jadi kemungkinan akan ada kenaikan harga telur,” kata dia.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin