Home Kepulauan Riau

Jejak Kapolda Kepri Aris Budiman: Friksi KPK dan Berseteru dengan Novel Baswedan

Irjen Pol Aris Budiman
Irjen Pol Aris Budiman

Menurut Aris ketika itu, ada ‘kelompok lain’ yang tak setuju dengan usahanya merekrut tambahan penyidik dari Polri.

Puncak perselisihan dengan ‘kelompok lain’ itu terjadi saat Aris ingin mengangkat penyidik senior dari Polri untuk dijadikan sebagai Kepala Satuan Tugas Penyidikan.

Aris mengaku menerima surat elektronik (email) yang berisi protes dari penyidik Novel Baswedan, 14 Februari 2017. Email itu juga diklaimnya berisi penilaian terhadapnya sebagai sosok yang tak berintegritas.

Baca Juga :
Maklumat Kapolri tentang Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Jangan Panik dan Berkumpul Dalam Jumlah Banyak

Aris juga menilai Novel, yang empat bulan sebelumnya terkena penganiayaan berupa penyiraman air keras, sebagai sosok “powerfull” yang “bisa mempengaruhi kebijakan”.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN Indonesia pada September 2017, Aris mengaku seperti tidak sedang menjabat sebagai Direktur Penyidik KPK.

“(Penolakan) mulai, artinya saya sejak mulai menolak ide-ide mereka, tentang misalnya bentuk satgas,” katanya.

Atas ‘pembangkangannya’ dengan hadir di rapat pansus itu, Aris dihadapkan dengan sejumlah pemeriksaan internal KPK dan sidang Dewan Pertimbangan Pegawai. Delapan dari 10 anggota Dewan Pertimbangan memutuskan Aris Budiman bersalah.

Senada dengan Aris, Novel Baswedan saat itu juga mendapat peringatan SP2 atas e-mailnya itu. Namun, sanksi tersebut dicabut atas desakan Wadah Pegawai KPK.

Pada 2017, Aris Budiman juga disebut-sebut sempat menolak penetapan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek E-KTP.

Baca Juga :
Janji-Janji Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri

Ketua KPK kala itu, Agus Rahardjo, mengatakan Aris berdalih belum ada bukti kuat aliran dana kepada Ketua Umum Partai Golkar itu.

Semua kontroversi dan putusan bersalah yang menimpa Aris, membuatnya mati angin. Ia kemudian ditarik ke institusi asalnya dan menjadi Ketua Lemdiklat Polri sekaligus naik pangkat jadi bintang dua.

Kini, ia kembali dipindah ke jabatan strategis, Kapolda Kepri. Sementara, Novel Baswedan, yang merupakan mantan anggota Polri, kini masih berstatus penyidik KPK. 

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin