Beranda Kepulauan Riau Batam

Jefridin Ajak Supir Taksi Konvensional dan Online Jaga Batam Tetap Kondusif

11
0
Taksi Batam
Sekda Batam, Jefridin Hamid ngopi bareng dengan para supir taksi konvensional dan online di pangkalan Telaga Punggur Batam, kemarin (F: barakata.id/ist)
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menggelar NGobrol Pinter (NgoPi) bareng dengan para supir taksi baik konvensional maupun online yang biasa mangkal di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, kemarin. Acara itu pun dimanfaatkan para supir untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Tarigan, Ketua Forum Taksi Telaga Punggur menyampaikan bahwa mereka ingin mencari nafkah yang aman dan nyaman. Sebagai orang yang sudah lama berprofesi sebagai sopir taksi, ia tidak ingin adanya perkelahian dengan sesama sopir.

- Advertisement -

“Tapi itulah realitanya, bahwa kami sering diposting di media sosial ada cekcok dengan rekan kami driver online. Padahal sesungguhnya kami tidak menginginkan hal itu terjadi,” ucap Tarigan.

BACA JUGA : PWRI Batam Dukung Jefridin Maju Calon Wawako di Pilkada 2024

Mereka menyampaikan bahwa jangkauan taksi online jauh lebih luas, sepanjang jalan di Kota Batam. Bahkan bisa dengan leluasa mengantar dan mengambil penumpang di perkantoran, rumah sakit, mall dan pelabuhan.

“Sementara kami jika sudah mengantar penumpang ke tempat tujuan, balik lagi ke pelabuhan tidak ada membawa sewa. Kami mohon tolong carikan jalan keluar, sehingga bisa sama-sama mencari rezeki,” katanya kepada Jefridin.

Di kesempatan itu, mengapresiasi inisiatif Jefridin yang meluangkan waktunya untuk berkumpul bersama mereka. Para supir pun berterimakasih sembari berharap agar permasalahan antara supir taksi konvensional dengan supir taksi online dapat selesai.

“Terimakasih Bang Jef (panggilan akrab Jefridin Hamid) sudah bersedia mendengar keluhan kami. Kami berharap masalah ini ada jalan keluar,” sambung supir lainnya.

Syaiful, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Provinsi Kepulauan Riau mengatakan, keributan yang terjadi antar taksi konvensional dan taksi online semata-mata karena rebutan penumpang. Taksi online masuk ke bandara dan pelabuhan tempat mangkalnya taksi konvensional.

BACA JUGA : Jefridin Makin Mantap Maju Calon Wawako Batam, Sudah Daftar Ke Tujuh Parpol

Menurut dia, hal tersebut disebabkan masalah kuota (jumlah unit ) taksi online yang tanpa batas perekrutannya.

“Saya mencermati selama ini kuota taksi online ini sepertinya non limit atau tanpa batas perusahan apklikator bebas merekrut. Usaha taksi ini seperti hukum deman dan supply,” kata dia.

“Jika penumpangnya sedikit, sementara unit taksinya banyak mereka para driver tentu sulit mendapatkan penghasilan sehingga taksi online berupaya kemana mana cari penumpang,” sambung Syaiful.

Menanggapi keluhan yang disampaikan para supir ini, Bang Jef mengajak agar menjaga Batam aman, nyaman dan kondusif. Iamenegaskan, jika Batam tidak aman, nyaman dan kondusif maka akan berdampak pada jumlah kunjungan orang datang ke Batam. Baik wisatawan mancanegara, domestik dan investor.

“Jangan sampai terjadi gesekan. Mari Kita jaga agar Batam, aman, nyaman dan kondusif. Terimakasih atas informasi yang diberikan, segera akan kita cari jalan keluarnya sehingga antara supir taksi konvensional dan taksi online bisa sama-sama tenang mencari nafkah untuk keluarga,” sebutnya. (bar)

- Advertisement -