Home Nusantara Jasad Gadis 24 Tahun Tanpa Busana Ditemukan Dalam Mobil Mewah, Polisi: Tak...

Jasad Gadis 24 Tahun Tanpa Busana Ditemukan Dalam Mobil Mewah, Polisi: Tak Ada Tanda Rudapaksa

130
Gadis tanpa busana
Amalia Mustika Ratu, 24 tahun (Kiri), warga membawa keranda jasad Amalia untuk dikebumikan (Kiri). F: Barakata.id/Tribunnews.com
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Bandung –  Pelaku pembunuhan  Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (24) warga Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, masih menyimpan misteri.

Terkait kasus ini, penyidik Reskrim Polres Subang pun bekerja keras. 10 orang saksi pun sudah dimintai keterangan.


Kasus tewasnya ibu dan anak ini tergolong sadis. Keduanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di bagasi mobil Alphard di rumahnya pada 18 Agustus 2021.

Kondisi Amalia saat ditemukan pun menimbulkan tanda tanya karena, gadis cantik itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana. Meskipun demikian, Polisi tidak menemukan adanya rudapaksa terhadap korban.

“Ya, kondisinya pada saat di tempat kejadian perkara (TKP) itu memang tanpa busana, tapi dalam keadaan tertutup,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago, Rabu (25/8/2021) seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Kolong Rumah Pelantar

Tanpa Rudapaksa

“Tapi sepertinya tidak ada (tanda kekerasan seksual), saya mendengar untuk kejahatan seksualnya tidak ada disitu,” sambung Kombes Erdi A Chaniago.

Kombes Erdi menyebutkan, saat itu sejumlah saksi dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Subang. Seperti Yosef, suami dari Tuti dan M, istri muda Yosef. Dua putra M, juga turut dimintai keterangan.

“Sekarang yang akan difokuskan adalah masalah alibi dari para saksi, nanti akan didalami oleh penyidik, makanya kemarin dilakukan pra rekonstruksi dulu,” ungkap Kombes Erdi.

Sementara Kapolres Subang AKBP Sumarni, mengatakan dari hasil otopsi sementara, tidak didapatkan adanya indikasi tindak pidana lain seperti rudapaksa yang ditujukan kepada ibu maupun anaknya tersebut.

“Kita juga melakukan pengecekan apakan terjadi persetubuhan atau tidak, karena selaput dara masih utuh. Jadi tidak ada indikasi persetubuhan di sana,” ujar AKBP Sumarni di Subang, Kamis (19/8/2021).

Dari hasil olah TKP dan otopsi sementara itu, Tuti dan Amalia Mustika Ratu diketahui meninggal dini hari.

“Diduga korban ini meninggalnya pukul 04.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB pagi, kemudian yang ibunya diperkirakan 5 jam sebelumnya, jadi yang lebih dulu meninggal yaitu ibunya,” kata Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Sumarni melanjutkan, bahwa saat ini pihaknya sudah mengumpulkan barang bukti seperti pakaian dari salah satu saksi yang terdapat bercak darah.

“Kita juga mengumpulkan barang-barang bukti yang ada di tkp termasuk baju yang ada di TKP yang dikenakan salah satu saksi, dimana baju tersebut ada bercak darah,” ucap Sumarni.

Baca juga: Geger, Warga Batubesar Temukan Mayat Laki-Laki Sangkut di Pohon Bakau

Tes DNA

Kuasa Hukum saksi M, Robert Marpaung mempercayakan dan yakin Polres Subang bisa mengungkap kasus yang masih penuh teka teki ini.

“Kami yakin Polres Subang bisa mengungkap pelakunya,” ucap dia.

Menurutnya, M, istri muda Yosef, juga berharap Polri segera mengungkap pelaku dalam kasus ini.

“Klien kami juga berharap demikian supaya kasus ini jadi terang benderang. Apalagi saat ini, banyak saksi dimintai keterangan sehingga menimbulkan ruang saling curiga,” kata dia.

Untuk mendukung penyelidikan polisi, M beserta dua anaknya sempat menjalani tes DNA oleh Polri.

“Iya, ibu M dan dua putranya ikut tes DNA, diambil sampel kuku dan darahnya,” ucap Robert Marpaung.

Hasil tes DNA itu akan menentukan peran M dan dua putranya tersebut.

“Jadi analisa saya soal tes DNA itu, polisi hendak mencocokan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Karena polisi menemukan darah dari pihak lain di lokasi kejadian,” katanya.

Diperiksa 10 Jam

Salah satu saksi yang diperiksa yakni perempuan berinisial M, istri muda dari Yosef, suami Tuti sekaligus ayah dari Amalia Mustika Ratu yang jadi korban meninggal diduga pembunuhan. Selain M, dua anaknya turut diperiksa.

“Kemarin ibu M diperiksa di Polres Subang sebagai saksi. Kemarin Senin (23/8/2021) saya dampingi pemeriksaannya dari jam 11.00 hingga 21.00,” kata Robert Marpaung, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Warga Temukan Mayat Bocah di Danau Punggur Batam

Ia menyebut dalam pemeriksaan tersebut, M diperiksa polisi seputar keberadaan M pada Rabu 18 Agustus atau 17 Agustus 2021.

Seperti diketahui, anak dan ibu itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil mewah Toyota Alphard dengan kondisi mayat ditumpuk.

“Semua pertanyaan seputar keberadaan saksi M saat pembunuhan terjadi sedang dimana. Tapi dari yang disampaikan ibu M, beliau saat hari kejadian sedang di rumah, didukung juga dengan beberapa bukti. Jadi kondisi saksi saat hari kejadian tidak kemana-mana,” ungkap dia.

Saat ditanya bagaimana hubungan antara M sebagai istri muda dan Tuti sebagai istri pertama Yosef selama ini, Robert menyebut berdasarkan cerita M, hubungan keduanya harmonis.

“Kalau masalah secara rumah tangga antara keduanya, tidak ada masalah karena pernikahaan M dengan Yosef sudah lama, sudah bertahun-tahun. Selama itu enggak ada masalah, baik-baik saja,” ucap dia.

Ia mengatakan, M dan kedua anaknya sangat terkejut atas kematian Tuti dan Amalia Mustika Ratu, anak dan ibu yang mayatnya bersimbah darah.

“Ibu M masih shock hingga kemarin. Ya enggak menyangka nasib ibu Tuti dan anaknya bisa sampai seperti ini,” kata Robert Marpaung.

Saat ditanya kenapa bisa tiba-tiba jadi penasehat hukum M, dia menyebut diminta untuk mendampingi M selama berjalannya kasus ini. Selain itu, M juga termasuk orang awam hukum.

Baca juga: Tega Betul, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan di Tepi Jalan Kuburan

“Karena setiap warga negara kan berhak mendapat pendampingan hukum. Di sisi lain supaya penanganan kasus ini sesuai koridor hukum, apalagi ibu M orang awam hukum dan pasal yang diterapkan juga tentang 338 dan 340,” pungkasnya.

*****
Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin